Haru Biru SMAN 8 Padang Lepas 321 Siswa: Cetak Lulusan ke Monash University hingga Jadi Sekolah Rujukan Google dan PJJ

4 hours ago 2

Beranda METRO PADANG Haru Biru SMAN 8 Padang Lepas 321 Siswa: Cetak Lulusan ke Monash University hingga Jadi Sekolah Rujukan Google dan PJJ

METRO PADANG

PERPISAHAN DAN PENTAS SENI— Kepala SMAN 8 Padang, Dr. Berry Devanda, S.Pd., M.Ed berfoto bersama dengan para siswa kelas XII, majelis guru dalam kegiatan Pentas Seni dan Perpisahan Siswa Kelas XII dengan tema “Mengukir Cerita, Mewujudkan Cita-Cita”, Kamis (7/5/2026) pagi.

PADANG, METRO- Suasana haru menyelimuti halaman SMAN 8 Padang, pada Kamis (7/5/2026) pagi. Ratusan siswa kelas XII berkumpul bukan untuk belajar, melainkan untuk merayakan momen perpisahan bertajuk “Mengukir Cerita, Mewujudkan Cita-Cita”. Meski digelar sederhana di lingkungan sekolah, acara ini justru terasa lebih hangat dan penuh kekeluargaan.

Sesuai instruksi Dinas Pendidikan Sumatera Barat, perpisahan tahun ini memang dialihkan dari hotel atau gedung mewah ke halaman sekolah. Namun, pembatasan lokasi ini tak menyurutkan kreativitas siswa. Berbagai atraksi seni ditampilkan sebagai kado terakhir bagi para guru yang telah membimbing mereka selama tiga tahun.

Kepala SMAN 8 Padang, Dr. Berry Devanda, S.Pd., M.Ed., mengungkapkan kebanggaannya atas capaian 321 siswa yang lulus tahun ini. Prestasi sekolah ini pun kian meroket di kancah nasional maupun internasional.

“Alhamdulillah, 65 siswa kita berhasil lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Bahkan, satu siswa kita sukses menembus universitas ternama dunia, Monash University, Australia,” ujar Dr. Berry dengan nada bangga di hadapan para undangan, termasuk Kabid GTK/Plt. Kacabdindik II Disdik Sumbar, Monika Nur, Ph.D.

Pesan Menyentuh “Hormati Orang Tua

PENTAS SENI- Kepala SMAN 8 Padang, Dr. Berry Devanda, S.Pd., M.Ed berfoto bersama dengan perwakilan siswa saat kegiatan Pentas Seni dan Perpisahan Siswa Kelas XII, di halaman sekolah, Kamis (7/5/2026).

Di tengah euforia kelulusan, Dr. Berry menyelipkan pesan mendalam yang menyentuh hati para siswa. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan akademik setinggi apa pun tidak akan berarti tanpa karakter yang kuat.

“Di mana pun kalian mengambil peran nanti, baik peran besar maupun kecil, ingatlah satu hal, hormati orang tua. Pastikan kalian selalu menjaga nama baik almamater SMAN 8 Padang,” pesannya dengan penuh haru.

Di balik suasana haru seremoni perpisahan siswa kelas XII pada Kamis (7/5), SMAN 8 Padang menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan paling progresif di Sumatera Barat. Sekolah ini tak lagi sekadar tempat belajar konvensional, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat inovasi digital.

Momen perpisahan ini menjadi panggung pembuktian SMAN 8 Padang sebagai sekolah inovatif. Saat ini, SMAN 8 merupakan satu-satunya SMA Negeri di Sumatera Barat yang meraih penghargaan dari Gubernur sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google.

SMAN 8 tercatat sebagai satu-satunya SMA Negeri di Sumatera Barat yang berhasil menyandang status sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (Google Reference School).

“Ini bukan sekadar label. Status ini menunjukkan bahwa ekosistem belajar kami telah terintegrasi penuh dengan teknologi mutakhir. Guru dan siswa kami menggunakan perangkat digital untuk menciptakan ruang kelas yang interaktif, kolaboratif, dan tanpa batas,” jelas Dr. Berry.

Dengan standar ini, SMAN 8 Padang diakui secara global dalam penggunaan alat-alat Google Workspace for Education untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Visi digitalisasi ini makin diperkuat dengan pengumuman strategis mengenai masa depan pendidikan di Sumatera Barat. Mulai tahun ajaran 2026/2027, SMAN 8 Padang mengukir sejarah baru, yakni resmi didapuk menjadi Sekolah Induk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) satu-satunya di tingkat provinsi.

Penerapan PJJ ini dirancang untuk meruntuhkan hambatan geografis. Sebagai sekolah induk, SMAN 8 akan menjadi pusat kendali dan penyusun standar modul digital bagi siswa yang membutuhkan fleksibilitas belajar tanpa harus hadir secara fisik setiap hari di kelas, namun tetap mendapatkan kualitas pendidikan standar tinggi.

“Langkah ini adalah solusi nyata bagi masa depan. Kami menyiapkan infrastruktur di mana akses pendidikan berkualitas bisa dinikmati siapa saja, di mana saja, dengan SMAN 8 sebagai pusat penggeraknya,” ulas Dr. Berry.

Di sisi lain, kepada 321 siswa yang lulus, pihak sekolah berharap bekal karakter dan kemampuan adaptasi digital yang selama ini diasah di sekolah dapat menjadi senjata utama di perguruan tinggi.

Dr. Berry mengingatkan bahwa lulusan SMAN 8 harus menjadi “generasi emas” yang tidak hanya cerdas secara akademik—seperti yang dibuktikan dengan tembusnya satu siswa ke Monash University—tetapi juga cakap dalam teknologi dan tetap rendah hati kepada orang tua.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh perwakilan MKKS Kota Padang, Polsek Koto Tangah, Komite Sekolah, hingga para alumni dan purnabakti yang datang untuk memberikan doa restu bagi para lulusan yang akan segera melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. (ren)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |