Pemprov Sumbar Dukung, Upaya Menjadikan Kawasan Geopark Silokek Mendapat Pengakuan Dunia

8 hours ago 5
AUDIENSI— Gubernur Sumbar Mahyeldi memberikan dukungan kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam meraih pengakuan internasional terhadap kawasan Geopark Silokek, saat audiensi dengan Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir di Istana Gubernuran, Jumat (24/4/2026).

PADANG, METRO— Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Sijunjung dalam meraih pengakuan internasional terhadap kawasan Geo­park Silokek. Gubernur Sum­bar, Mahyeldi Ansha­rullah mengatakan dukungan tersebut akan di­imple­men­tasikannya dalam ben­­­­tuk penguatan infrastruktur dan tata kelola kawasan melalui program dan kegiatan yang ada pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkup Pemprov Sumbar.

“Geopark Silokek menjadi salah satu kandidat kuat dari Indonesia. Kini proses penilaian menuju UNESCO Global Geopark sedang berlangsung. Kita berharap Geopark Silokek bisa masuk,” ungkap Gubernur Mahyeldi usai menerima audiensi Bupati Sijun­jung, Benny Dwifa Yus­wir di Istana Gubernuran, Jumat  (24/4).

Diketahui, saat ini kawasan Geopark Silokek tengah dalam masa penilaian menuju Geopark Global UNESCO. Itu artinya, ada peluang untuk men­­­jadikan kawasan Geo­park Silokek mendapatkan pengakuan internasional atas warisan geologinya yang unik sekaligus menjadikannya sebagai penggerak ekonomi berkelanjutan bagi daerah.

Menurut Gubernur Mah­­yeldi, jika upaya tersebut berhasil akan banyak manfaat dapat diperoleh daerah. Pertama dari sektor   ekonomi dan pariwisata berkelanjutan, ini bisa menjadi wadah untuk menarik wisatawan mancanegara dan lokal datang ber­kun­jung. Diharapkan, itu da­pat mendongkrak eko­nomi masyarakat setempat melalui geowisata.

Kemudian yang kedua dari sisi konservasi wari­san geologi dunia, ini dapat melindungi kelestarian bentang alam serta formasi batuan purba di Kabupaten Sijunjung sesuai de­ngan standar internasional. Lalu yang ketiga dari sisi edukasi dan riset, kawasan Geopark Silokek bisa menjadi laboratorium alam untuk penelitian ilmiah dan pendidikan lingkungan bagi generasi mendatang.

Selanjutnya dari sisi pe­lestarian budaya, ini akan memperkuat identitas “Nagari Adat” dan wari­san budaya lokal yang menyatu dengan lanskap geologi kawasan. Harapannya, budaya Minangkabau semakin dikenal luas di tingkat global. Kemudian dari sisi peningkatan daya saing daerah, ini dapat meningkatkan reputasi Sumbar di mata dunia internasional, khususnya dalam bidang pengelolaan kawasan lindung.

Guna mensukseskan upaya menjadikan Kawa­san Geopark Silokek menuju Geopark Global UNES­CO, Gubernur Mah­yeldi minta OPD di lingkup Pemprov Sumbar memberikan dukungan melalui berbagai program dan kegiatan yang ada di tempatnya masing-masing.

“Seluruh kekuatan ha­rus kita fokuskan kesini, kenapa? karena ini adalah harga diri kita dimata internasional. Ini tidak hanya tentang Sijunjung dan Su­matera Barat saja, tapi Indone­sia,­”tegas Mahyeldi.

Sebelumnya Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yus­wir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Gubernur Mah­yeldi Ansha­rullah. Ia menilai sinergi ini menjadi kunci dalam mengha­dapi taha­pan penilaian yang m­em­butuhkan kesiapan me­nyelu­ruh. “Ka­mi sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar proses penilaian Geo­park Global UNESCO ini dapat ber­ja­lan dengan baik dan mem­berikan hasil terbaik,” ungkapnya.

Diketahui, Kawasan Geo­park Silokek menyimpan kekayaan geologi, biologi, dan budaya yang luar biasa. Kawasan ini dikenal dengan bentang alam karst berusia lebih dari 350 juta tahun, formasi batuan purba, serta memiliki 25 situs geodiversity yang bernilai tinggi secara ilmiah dan pariwisata. Sejak ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada 30 November 2018, kawasan ini terus dikembangkan sebagai pusat edukasi, konservasi, serta penggerak ekonomi masyarakat berbasis pariwisata berkelanjutan. (fan)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |