Kemlu RI Ungkap Kondisi WNI usai Gempa Besar di Filipina

12 hours ago 39

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia mengungkapkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) usai gempa dengan magnitudo 7,8 mengguncang Filipina selatan pada Senin (8/6).

Direktur Pelindungan WNI Heni Hamidah mengatakan Kemlu dan Konsul Jenderal RI (KJRI) di Davao terus memantau situasi usai gempa itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sejauh ini, belum terdapat informasi adanya WNI/PMI terdampak dalam gempa tersebut," kata Heni dalam pernyataan resmi.

Dia mengimbau seluruh WNI/PMI untuk memantau terus perkembangan situasi lebih lanjut.

Perwakilan RI di Sabah, Malaysia, lanjut Heni, juga memantau perkembangan kasus sejalan dengan himbauan yang dikeluarkan Pemerintah Sabah, Malaysia.

Gempa ini berada di episentrum sekitar 13 km barat daya General Santos City, Sarangani, Mindanao Selatan. Imbas bencana tersebut, tiga orang tewas.

Otoritas berwenang juga mengeluarkan peringatan tsunami, yang juga terjadi di sejumlah negara termasuk RI, Jepang, Taiwan, hingga Papua Nugini. 

Mayor Polisi Roland Catoburan mengatakan dua orang tewas tertimpa tembok yang runtuh di Alabel, Kota General Santos.

"Kami menemukan korban jiwa. Sebuah tembok runtuh menimpa mereka," kata dia, dikutip AFP.

Sersan Mayor Robert Dagon dari kepolisian Kota General Santos secara terpisah mengonfirmasi satu lagi laporan kematian dan empat orang terluka.

"Banyak bangunan yang terdampak, tetapi saya tak bisa menyebutkan sekarang karena kami sedang sibuk dengan operasi penyelamatan," kata Dagon.

Dalam video yang beredar di media sosial tampak pusat perbelanjaan di Kota General Santos hancur menjadi puing-puing, gedung sekolah juga tampak ambruk.

Otoritas Filipina mendesak warga yang tinggal di wilayah terdampak untuk pindah ke tempat lebih tinggi dan yang lebih aman.

Setelah gempa pertama, Survei Geologi Amerika Serikat mencatat serangkaian gempa susulan juga terjadi, gempa terbesar dengan magnitudo 6,5.

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |