Beranda BERITA UTAMA Dikebut Bersama TNI, 3 Koperasi Merah Putih di Padang Rampung, Wako Fadly Amran Sinergikan KDKMP dengan Progul UMKM Naik Kelas
BERITA UTAMA
LAUNCHING— Wako Padang, Fadly Amran mengikuti peluncuran operasional 1.061 KDKMP secara daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5). Acara nonton bareng dan peluncuran terpusat di Kota Padang ini dilaksanakan di KDKMP Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara.
PADANG, METRO–Pemerintah Kota Padang di bawah kepemimpinan Wali Kota Fadly Amran menyatakan dukungan penuh terhadap program strategis nasional dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Hal ini ditegaskan saat Wako mengikuti peluncuran operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara daring bersama Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu (16/5/).
Acara nonton bareng dan peluncuran terpusat di Kota Padang ini dilaksanakan di KDKMP Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara. Kegiatan berskala nasional tersebut berpusat di KDKMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
Hadir langsung di lokasi acara di Padang, Panglima Kodam (Pangdam) XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada, unsur Forkopimda Sumbar dan Kota Padang, jajaran OPD terkait, camat, lurah, serta sejumlah pengurus koperasi se-Kota Padang.
Peresmian 1.061 KDKMP yang saat ini tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah tersebut merupakan bagian dari langkah nyata pemerintah pusat menjadikan koperasi sebagai motor penggerak perekonomian.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa KDKMP harus menjadi kekuatan baru dalam memperkuat distribusi ekonomi, mendukung produk lokal, serta membuka lapangan kerja di daerah. Operasionalisasi ribuan koperasi ini menjadi prestasi besar karena berhasil diwujudkan dalam waktu kurang dari satu tahun sejak konsep dan fisiknya dimulai pada November 2025 lalu.
“Ekonomi kita dibangun atas asas kekeluargaan, di mana yang kuat membantu yang lemah dan yang kaya membantu yang miskin. Karena itu, koperasi dan UMKM harus diperkuat, salah satunya melalui keberadaan KDKMP,” tegas Presiden Prabowo.
Presiden juga menambahkan bahwa program KDKMP ini nantinya akan diintegrasikan dengan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memperkuat perputaran ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi yang tinggi. Menurutnya, KDKMP adalah wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang sangat tepat karena berbasis gotong royong, khususnya bagi pelaku usaha mikro.
Di Kota Padang sendiri, saat ini sedang berjalan pembangunan delapan titik KDKMP. Berkat koordinasi yang apik dengan berbagai pihak, termasuk jajaran TNI, tiga titik di antaranya telah rampung 100 persen, sementara sisanya terus dikebut.
“Koperasi merupakan kekuatan ekonomi kerakyatan yang harus terus diperkuat. Kehadiran KDKMP diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM di setiap kelurahan di Kota Padang,” ungkap Fadly Amran.
Fadly menjelaskan, Pemko Padang bergerak cepat dengan menyinergikan kehadiran KDKMP ini dengan Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, yaitu UMKM Naik Kelas. Langkah konkret yang disiapkan meliputi dukungan perizinan, sertifikasi halal, rumah kemasan, akses permodalan, hingga jalur distribusi produk.
“Kini, solusi permodalan, gerai pemasaran, dan sarana distribusi telah tersedia melalui KDKMP. Tinggal bagaimana semua pihak bersama-sama memastikan dampaknya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambah Wako optimis.
Di sisi lain, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan bahwa pemerintah tidak main-main dalam menyukseskan program ini. Pemerintah menargetkan lebih dari 30 ribu unit KDKMP selesai dibangun dan beroperasi penuh di seluruh Indonesia hingga 16 Agustus 2026 mendatang.
“Setiap gerai KDKMP dilengkapi fasilitas pendukung aktivitas ekonomi masyarakat, seperti gerai sembako, layanan simpan pinjam, dan sarana logistik. Untuk mendukung perasionalnya, pemerintah juga merekrut puluhan ribu manajer koperasi, serta menyiapkan sistem distribusi pangan dan penguatan usaha masyarakat berbasis desa dan kelurahan,” pungkas Menko Pangan. (oza)

1 hour ago
3

















































