WHO ke Warga Tenerife soal Hantavirus: Ini Bukan Covid yang Lain

1 hour ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meyakinkan penduduk Tenerife, Spanyol bahwa risiko kesehatan bagi mereka dari kapal pesiar MV Hondius, yang dilanda wabah mematikan hantavirus, adalah "rendah".

Rencananya, Kapal MV Hondius akan mencapai perairan lepas pantai Tenerife saat fajar, Minggu (10/5).

"Saya ingin Anda mendengar saya dengan jelas: ini bukan Covid lain," ujar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam surat terbuka kepada penduduk pulau Spanyol, seperti dikutip AFP pada Sabtu (9/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Risiko kesehatan masyarakat saat ini dari hantavirus tetap rendah," sambungnya.

Tedros dan tim akan berada di kepulauan tersebut untuk membantu mengoordinasikan evakuasi sekitar 150 orang di dalamnya.

Tiga penumpang dari kapal tersebut, pasangan suami istri Belanda dan seorang wanita Jerman, telah meninggal dunia akibat wabah yang biasanya menyebar di antara hewan pengerat itu. Sementara, penumpang yang lain jatuh sakit karena penyakit langka ini.

Satu-satunya jenis hantavirus yang dapat menular dari orang ke orang, virus Andes, telah dikonfirmasi di antara mereka yang dinyatakan positif, sehingga memicu kekhawatiran internasional.

Hal ini juga memicu kekhawatiran di antara penduduk Kepulauan Canary, dengan otoritas regional menolak mengizinkan kapal tersebut berlabuh, dan memutuskan kapal tersebut akan tetap berada di lepas pantai sementara penumpang diperiksa dan dievakuasi.

Dalam surat terbukanya, Tedros mengatakan bahwa ia telah berterima kasih kepada Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez atas "solidaritas" Spanyol dalam menyetujui untuk menerima kapal tersebut.

"Saya tahu Anda khawatir," tulis Tedros dalam surat terbukanya.

"Saya tahu bahwa ketika Anda mendengar kata 'wabah' dan melihat sebuah kapal berlayar menuju pantai Anda, kenangan muncul yang belum sepenuhnya kita lupakan. Rasa sakit tahun 2020 masih nyata, dan saya tidak mengabaikannya sedikit pun," ujarnya.

Tedros mengakui bahwa strain hantavirus Andes "sangat serius".

"Tiga orang telah kehilangan nyawa, dan kami turut berduka cita kepada keluarga mereka," ujar Tedros, meskipun menekankan bahwa "risiko bagi Anda, yang menjalani kehidupan sehari-hari di Tenerife, rendah".

"Ini adalah penilaian WHO, dan kami tidak mengatakannya dengan enteng," sambungnya.

Tedros mengungkapkan seorang ahli dari badan kesehatan PBB berada di kapal dan telah memastikan bahwa saat ini "tidak ada penumpang yang menunjukkan gejala".

Ia juga menyoroti bahwa "persediaan medis telah tersedia" dan menekankan bahwa otoritas Spanyol telah menyiapkan "rencana yang cermat dan bertahap" untuk evakuasi.

Menurut rencana tersebut, lanjutnya, "penumpang akan diangkut ke darat di pelabuhan industri Granadilla, jauh dari daerah pemukiman, dengan kendaraan tertutup dan dijaga ketat, melalui koridor yang sepenuhnya dikordon, dan dipulangkan langsung ke negara asal mereka".

"Anda tidak akan bertemu mereka. Keluarga Anda tidak akan bertemu mereka," tegas Tedros.

(afp/sfr)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |