Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim bahwa pihak Washington telah memiliki "gambaran yang sangat jelas" mengenai siapa yang akan mengisi tampuk kepemimpinan masa depan di Iran.
Pernyataan ini disampaikan setelah Trump menyebut banyak petinggi rezim Teheran yang tewas dalam serangan gabungan AS-Israel pada Sabtu (28/2).
Dalam wawancara telepon dengan ABC News, Trump mendeskripsikan serangan militer besar-besaran terhadap Iran tersebut berjalan "sangat baik."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya mengenai nasib jajaran kepemimpinan Iran pasca-serangan, Trump memberikan jawaban tegas mengenai tingkat kerusakan yang dialami musuh bebuyutannya tersebut.
"Banyak dari mereka (pemimpin Iran) telah tewas, ya. Kami belum tahu semuanya, tapi sebagian besar sudah habis. Itu adalah serangan yang sangat dahsyat," ujar Trump, seperti dilansir Anadolu, Minggu (1/3).
Ia juga menegaskan bahwa kekuatan militer dan politik Iran saat ini dalam kondisi kritis. "Kerusakannya sudah sedemikian rupa. Mereka sudah lumpuh," tambahnya.
Poin paling krusial dalam pernyataan Trump adalah indikasi bahwa AS telah mempersiapkan skenario pasca-rezim. Ketika ditanya apakah AS sudah memilih siapa yang akan memimpin Iran selanjutnya, Trump menjawab singkat namun signifikan.
"Ya. Kami sudah memiliki gambaran yang sangat jelas mengenai hal itu," tegasnya.
Terkait durasi serangan udara yang masih berlangsung, Trump mengisyaratkan bahwa AS tidak terburu-buru untuk berhenti menggempur Iran. Ia menyatakan serangan akan terus berlanjut selama AS menginginkannya.
"Selama yang kami mau, sebenarnya," kata Trump mengenai jangka waktu operasi militer tersebut.
Klaim Trump ini muncul di tengah ketidakpastian global mengenai nasib Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang banyak disebut telah tewas.
Jika benar banyak elite Teheran yang tewas, maka Iran tengah menghadapi kekosongan kekuasaan (power vacuum) dalam sejarah modern salah satu negara yang memiliki cadangan minyak dan gas alam terbesar di dunia ini.
(wiw)

3 hours ago
2
















































