Jakarta, CNN Indonesia --
Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra melaporkan perkembangan terkini perbaikan fasilitas kesehatan masyarakat untuk mendukung layanan kesehatan penyintas bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).
Berdasarkan data Satgas PRR per 4 Maret, fasilitas kesehatan berupa rumah sakit (RS) pemerintah berjumlah 87 RS serta 867 Puskesmas di ketiga provinsi sudah seluruhnya kembali beroperasi.
Saat ini, Satgas PRR masih berupaya mengaktifkan kembali Puskesmas Pembantu (Pustu) sejumlah 2.522 Pustu, dengan 176 di antaranya berhenti beroperasi par 1 Desember 2025. Saat ini, tersisa 21 Pustu yang belum beroperasi dan masih dalam tahap pembersihan, renovasi, atau tahap pembangunan baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun rincian dari 21 Pustu yang masih diupayakan beroperasi kembali adalah 12 di Aceh yang terletak di Pustu Blang Seunong, Pante Bidari, Aceh Timur, Pustu Alue le Mirah, Pante Bidari, Aceh Timur, Pustu Jambo Balee, Indra Makmur, Aceh Timur, Pustu Jambo Leubok, Indra Makmur, Aceh Timur, Pustu Seunuebok Bayu, Indra Makmur, Aceh Timur, Pustu Bandar Baro, Indra Makmur, Aceh Timur.
Kemudian Pustu Alue Tuwi, Rantau Selamat, Aceh Timur, Pustu Blang Nie, Simpang Ulim, Aceh Timur, Pustu DK 1 Peunaron Baru, Peunaron, Aceh Timur, Pustu Tanjung Minjei, Madat, Aceh Timur, Pustu Tanjung Tok Blang, Aceh Timur, Pustu Paya Meuligoe, Peureulak, Aceh Timur.
Sementara ada 9 Pustu di Sumut yang memerlukan pembersihan, renovasi, atau dalam tahap pembangunan baru, seperti Pustu Hutabarangan, Sibolga Utara, Kota Sibolga, Pustu Huta Godang, Batang Toru, Tapanuli Selatan, Pustu Po Simargarap, Pasaribu Tobing, Tapanuli Tengah.
Selain itu, Pustu Sibuluan Nalambok, Sarudik, Tapanuli Tengah, Pustu Sibio Bio, Sibabangun, Tapanuli Tengah, Pustu Sigiring-giring, Tukka, Tapanuli Tengah, Pustu Hutanabolon, Tukka, Tapanuli Tengah, Pustu Huraba, Tukka, Tapanuli Tengah, Pustu Sipange, Tukka, Tapanuli Tengah.
Sedangkan di Sumbar, dari 709 Pustu dengan 49 di antaranya sempat berhenti beroperasi pada per 1 Desember 2025, kini seluruhnya sudah beroperasi kembali.
Sebelumnya, Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra, Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa layanan kesehatan telah kembali beroperasi di Aceh, Sumut, dan Sumbar itu sejalan dengan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi yang terus dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah (Pemda).
Hal itu disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Wilayah Sumatra yang digelar di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada akhir Januari lalu.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama Satgas dan juga atas nama Dewan Pengarah karena kerja keras Bapak-Ibu sekalian, kementerian (dan) lembaga, kemudian juga pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota, serta semua non-pemerintah yang hadir juga di sana," ujar Tito.
(rea/rir)

2 hours ago
1















































