Jakarta, CNN Indonesia --
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin membeberkan banyak hal soal kekalahan dari Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju dalam babak pertama Badminton Asia Championship 2026.
Raymond/Joaquin gagal melangkah ke babak kedua Kejuaraan Asia setelah kalah 11-21, 21-15, 23-25 dari wakil Korea Selatan.
Pasangan peringkat 13 dunia itu mengaku salah prediksi dan gagal mengantisipasi dengan cepat pola permainan lawan pada gim pertama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mainnya lumayan oke, hanya hasilnya kurang maksimal. Di poin-poin terakhir kami banyak mengangkat bola jadi kami banyak terserang. Antisipasi kami terhadap lawan mengira akan banyak menyerang, namun di gim pertama lawan malah melambatkan tempo dan bermain satu-satu," kata Raymond dikutip dari rilis PBSI.
"Di game pertama kami kaget dengan pola lawan, kami telat antisipasi. Di game kedua kami mencoba bermain sesuai tempo permainan kami dan itu berhasil," timpal Joaquin.
Pada gim ketiga Raymond/Joaquin berduel sengit melawan Hyuk/Ju dan sempat memimpin, namun ada kesalahan yang membuat lawan menuai kemenangan.
"Memang di game ketiga cukup ketat, kami kejar-kejaran poin dan di setting poin pun kami tidak pernah memimpin. Di poin akhir Itu mungkin ada faktor keberuntungan juga namun kami juga banyak mengangkat bola jadi musuh kans menyerangnya lebih besar dari kami," terang Joaquin.
"Lawan memiliki keunggulan di bagian bola-bola drive dan Kang Min Hyuk di depannya nutup, serta defence di arah badannya mereka cukup baik dibandingkan kita buat lari-lari," tukasnya.
(nva/rhr)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
4

















































