Neraca Dagang RI Surplus US$1,27 Miliar pada Februari 2026

6 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia surplus US$1,27 miliar pada Februari 2026. Realisasi ini lebih tinggi dibandingkan Januari yang surplus US$950 juta.

Namun, realisasi ini lebih rendah dibandingkan dengan Februari 2025 yang surplus US$3,10 miliar.

"Neraca perdagangan Indonesia telah mencatatkan surplus selama 70 bulan berturut-turut sejak Mei 2020," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam konferensi pers, Rabu (1/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Surplus ini terjadi karena kinerja ekspor yang tercatat US$22,17 miliar lebih tinggi dari impor yang tercatat US$20,89 miliar per Februari 2026.

Ekspor

Ekspor Indonesia tercatat sebesar US$22,17 miliar sepanjang Februari 2026. Realisasi ini naik 1,01 persen dibandingkan Februari 2025 yang sebesar US$21,94 miliar (year on year/yoy).

Kinerja menurut sektor ekspor tercatat bervariasi. Misalnya, industri pengolahan tercatat US$18,55 miliar atau naik 5,24 persen dibandingkan Februari 2025 yang sebesar US$17,63 miliar.

Sedangkan, sektor pertambangan dan lainnya tercatat sebesar US$2,15 miliar atau turun 18,16 persen dari tahun sebelumnya yang US$2,62 miliar.

Kemudian, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan juga anjlok 31,45 persen dari US$560 juta pada Februari 2025 menjadi US$390 juta pada Februari 2026.

Impor

Impor Indonesia tercatat sebesar US$20,89 miliar sepanjang Februari 2026. Angka ini naik 10,85 persen dibandingkan Februari 2025 yang sebesar US$18,85 miliar.

Impor terdiri dari migas sebesar US$2 miliar atau anjlok 30,36 persen (yoy) dan nonmigas sebesar US$18,90 miliar atau naik 18,24 persen (yoy).

Berdasarkan sektornya, impor barang konsumsi tercatat sebesar US$1,76 miliar atau naik 19,84 persen (yoy). Lalu, bahan baku/penolong sebesar US$14,52 miliar atau naik 4,25 persen (yoy).

Kemudian sektor barang modal tercatat US$4,61 miliar atau naik 33,68 persen dari Februari 2025 yang sebesar US$3,45 miliar.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/pta)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |