CNN Indonesia
Rabu, 11 Mar 2026 16:30 WIB
Ilustrasi. Pesawat Maskapai British Airways membatalkan penerbangan ke Timur Tengah. (Foto: Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia --
Industri penerbangan mengalami gangguan hebat di tengah konflik Timur Tengah. Setelah Iran melakukan serangan balasan kepada Amerika Serikat dan Israel, sejumlah operasi bandara di Timur Tengah menjadi lumpuh.
Termasuk bandara Dubai, Doha, dan Abu Dhabi, penutupan bandara ini menyebabkan gangguan penerbangan dan membuat ribuan turis terdampak. Akibat perang ini pula, sederet maskapai membatalkan penerbangan ke Timur Tengah.
Melansir Independent, British Airways secara besar-besaran menangguhkan penerbangan ke Timur Tengah. Pada Kamis (5/3) terdapat penerbangan harian dari Muscat ke London Heathrow telah berjalan, khususnya untuk mengevakuasi wisatawan yang terdampar di negara yang terdampak konflik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, setelah hari itu, British Airways menunda layanan tersebut untuk sementara waktu, pihak maskapai mengonfirmasi penundaan ini akan berlanjut karena kondisi Timur Tengah yang tak pasti untuk melakukan penerbangan.
"Karena ketidakpastian yang terus berlanjut dari situasi di Timur Tengah dan ketidakstabilan jalur udara, kami harus mengurangi sementara jadwal penerbangan kami di wilayah tersebut," kata pihak maskapai British Airways, mengutip Independent.
Selain British Airways, sederet maskapai penerbangan dunia lainnya juga kompak membatalkan layanan ke Timur Tengah, karena konflik yang belum kunjung mereda.
Berikut ini daftar makapai dan jadwal pembatalannya.
Aegean Airlines:
- Membatalkan penerbangan ke Tel Aviv hingga 20 Maret
- Membatalkan penerbangan ke Beirut, Erbil dan Baghdad hingga 25 Maret
- Membatalkan penerbangan ke Dubai dan Abu Dhabi hingga 19 Maret
- Membatalkan penerbangan ke Riyadh hingga 14 Maret
airBaltic:
- semua penerbangan ke dan dari Tel Aviv dibatalkan hingga 28 Maret
- semua penerbangan ke dan dari Dubai dibatalkan hingga 16 Maret
Air Canada:
- membatalkan semua penerbangan ke Tel Aviv hingga 2 Maret
- membatalkan semua penerbangan ke Dubai hingga 28 Maret
Air Europa:
- membatalkan semua penerbangan ke Tel Aviv hingga 20 maret
Air France KLM:
- Membatalkan penerbangan ke Tel Aviv dan Beirut hingga 13 Maret
- membatalkan penerbangan ke Dubai dan Riyadh hingga 12 Maret
- penerbangan ke Dubai, Riyadh dan Dammam ditangguhkan hingga 10 Maret, sementara penerbangan ke Tel Aviv ditangguhkan selama musim dingin
British Airways:
- menangguhkan penerbangan evakuasi ke Timur Tengah setelah tanggal 5 Maret.
- melanjutkan seluruh penangguhan penerbangan ke Timur Tengah
- Membatalkan semua penerbangan ke dan dari Amman, Bahrain, Doha, Dubai, dan Tel Aviv sampai akhir bulan Maret, sementara untuk Abu Dhabi hingga akhir tahun
Cathay Pacific:
- membatalkan semua penerbangan ke dan dari Dubai serta Riyadh hingga 31 Maret
Delta:
- membatalkan penerbangan dari New York ke Tel Aviv hingga 22 Maret
- membatalkan penerbangan dari Tel Aviv ke New York hingga 23 Maret
EL AL Israel Airlines:
- penerbangan reguler dan penerbangan pulang EL AL dan Sundor dibatalkan hingga 14 Maret
Emirates:
- mengurangi jadwal operasi penerbangan
Etihad Airways:
- jadwal penerbangan komersial terbatas tetapi masih dilanjutkan, untuk penerbangan ke Abu Dhabi dan sejumlah tujuan utama
Deretan Maskapai Global yang Batalkan Penerbangan ke Timteng Gegara Perang Iran BACA HALAMAN BERIKUTNYA

2 hours ago
2
















































