Jakarta, CNN Indonesia --
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menyatakan kunci kemenangan Los Blancos atas Manchester City adalah sudah hafal dengan gaya main Pep Guardiola.
Dengan kunci tersebut, Madrid leluasa membuka pintu pertahanan Man City dan mengobrak-abrik gawang wakil Inggris tersebut.
"Kami benar-benar paham bagaimana City bermain dan keinginan Pep soal cara timnya beroperasi. Kami mencoba menutup jalur umpan mereka, mempersempit ruang di antara lini dan di antara pemain kami secara horizontal," kata Arbeloa dikutip dari situs resmi UEFA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka mau Anda melakukan pressing secara individu sehingga ada ruang di belakang Anda, tetapi kami bisa melawan itu," ucapnya menambahkan.
Alih-alih langsung menerapkan formula antitesis dari permainan Guardiola, Madrid menunggu momen tepat untuk menghancurkan Man City.
Pada awal pertandingan, Man City terlihat menekan. Setelah itu Madrid bisa mencetak gol-gol dari Federico Valverde yang membuat The Citizens tidak berkutik.
"Kami bersabar, dan kami membalikkan strategi itu menunggu sampai mereka menekan kami dan memberi ruang 'di belakang'. Kami tahu kalau kami bisa melakukannya maka itu bisa merugikan mereka," jelas Arbeloa.
Bukan cuma Arbeloa yang sudah tahu titik-titik krusial melawan Man City, Valverde yang mencetak hattrick pun sudah tahu kebiasaan-kebiasaan lawan.
"Kami menekankan latihan umpan panjang dari tendangan gawang. Mereka suka melakukan high pressing, mereka suka bermain satu lawan satu dengan demikian kami bisa punya peluang di ruang di belakang mereka," ujar Arbeloa.
Kemenangan 3-0 atas Man City tak lantas membuat Madrid jemawa. Arbeloa dan Valverde sepakat bakal datang ke Manchester pekan depan tanpa memandang kemenangan besar di leg pertama.
(nva/jun)

2 hours ago
4
















































