Jakarta, CNN Indonesia --
Garudayaksa FC bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman hingga babak kedua laga final yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5) malam.
Pertandingan berlangsung cepat, panas, dan ketat sejak awal permainan. Dalam waktu lima menit wasit sudah mengeluarkan kartu kuning.
Jual beli serangan terjadi pada awal-awal pertandingan. Namun pertahanan kokoh kedua tim membuat laga masih 0-0 hingga menit ke-15.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada menit ke-21 Garudayaksa mampu mengancam gawang PSS lewat tembakan keras Andik Vermansah. Namun tembakan Andik masih bisa ditangkap kiper PSS.
Kemudian pada menit ke-23, Garudayaksa mampu membobol gawang PSS lewat sundulan Kelilauw yang memenangkan duel udara dengan kiper lawan. Garudayaksa unggul 1-0 atas PSS.
Di menit ke-35 Garudayaksa mampu menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat tendangan penalti Everton
Pada menit ke-46 Garudayaksa mendapatkan peluang emas lewat aksi solorun Kelilauw dari lini tengah. Namun penyelesaian akhir Kelilauw kurang sempurna sehingga bola melenceng ke sisi kanan gawang lawan.
Hingga babak pertama berkahir tak ada gol tambahan yang tercipta. Garudayaksa unggul 2-0 atas PSS di babak pertama.
Pada menit ke-60 PSS Sleman akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat gol Gustavo Tocantins yang membuat skor menjadi 1-2.
Di menit ke-76 Gustavo Tocantins mampu membobol gawang Garudayaksa lagi. Namun kali ini golnya harus dianulir wasit karena offside.
Namun pada menit ke-90+2, Tocantins menjadi penyelamatan PSS usai mencetak gol penyeimbang 2-2. Pertandingan pun berlanjut ke babak extratime.
(rhr)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
6

















































