Karier dan Asmara Katy Perry Kini Diguncang Klaim Pelecehan Masa Lalu

3 hours ago 8

CNN Indonesia

Senin, 20 Apr 2026 16:00 WIB

Katy Perry terus diguncang dengan tudingan-tudingan miring dari masa lalu yang kini menjadi ujian dalam hubungannya bersama Justin Trudeau. Katy Perry terus diguncang dengan tudingan-tudingan miring dari masa lalu yang kini menjadi ujian dalam hubungannya bersama Justin Trudeau. (AFP/MICHAEL TRAN)

Jakarta, CNN Indonesia --

Katy Perry terus diguncang dengan tudingan-tudingan miring dari masa lalu yang kini menjadi ujian dalam hubungannya bersama Justin Trudeau.

Katy Perry saat ini berbeda dengan Katy Perry di masa lalu. Dulu, Katy dikenal nyentrik dan berani tampil tak biasa, mulai dari melantunkan I Kissed a Girl, mengenakan bra dengan kembang api, sampai mengenakan kostum burger.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun saat ini, ketika bersama Justin Trudeau, Katy Perry berubah menjadi sosok yang bergaul dengan para miliarder, tokoh penting dari berbagai industri, hingga para politisi dunia.

Perry akrab dengan miliarder Jeff Bezos hingga dipilih untuk naik roket New Shephard hingga menyentuh ruang antariksa, sampai datang ke pesta milik bos Netflix Ted Sarandos bersama Justin Trudeau.

Meski begitu, suara-suara sumbang dari masa lalu bermunculan. Salah satunya adalah tuduhan pelecehan seksual dari Ruby Rose. Rose menuding Perry sempat melakukan tindakan tidak senonoh terhadapnya pada 2010.

Bukan hanya itu, Perry juga kembali dihantui klip wawancara Anna Kendrick pada 2014 yang muncul kembali. Dalam klip itu, Kendrick menyebut Perry pernah memasukkan jemarinya ke belahan dadanya.

Suara-suara sumbang tersebut menjadi guncangan dalam hubungan Perry dan Justin Trudeau, yang dikenal sebagai salah satu tokoh pria politisi yang menjunjung feminisme dan kesetaraan gender.

"Kita diminta untuk mempercayai semua wanita...," kata seorang pakar musik yang pernah bekerja dengan Perry. "Tetapi Katy terus-menerus direndahkan dan sekarang dia akan diadili secara online atas klaim-klaim yang menyakitkan ini."

Sumber lain Page Six dari kalangan sosialita Kanada yang kenal dengan Perry dan Trudeau juga mengakui bahwa berbagai klaim ini menjadi badai yang menguji hubungan keduanya.

"Mereka benar-benar menikmati hubungan mereka selama beberapa bulan terakhir," kata sumber tersebut. "Mereka tidak merahasiakan bahwa mereka sangat menyukai satu sama lain, tetapi ini benar-benar tantangan pertama yang mereka hadapi sejak mereka bersama."

"Klaim-klaim itu berpotensi menempatkan Trudeau dalam situasi yang canggung," katanya seperti diberitakan Page Six pada Sabtu (18/4).

"Justin dikenal sebagai perdana menteri yang pro-perempuan. Dia memiliki kesetaraan gender di kabinetnya, dia telah dikaitkan dengan isu-isu sosial semacam ini, jadi ini bisa sedikit merusak hubungan mereka," kata sumber sosialita tersebut.

"Orang lain akan mencoba menjatuhkan Anda," kata sumber tersebut. "Ketenaran adalah pedang bermata dua. Orang-orang sekarang tidak takut untuk menggunakannya melawan Anda."

Orang-orang di sekitar Perry berharap dampak buruk dari tuduhan Rose tidak akan menghancurkan karier yang telah membawanya dari penerima bantuan sosial ke puncak ketenaran.

"Dunia tempat kita tinggal... siapa pun dapat mengatakan apa saja," kata seorang sumber industri. "Anda bahkan tidak perlu dinyatakan bersalah [agar reputasi rusak], dan itulah hal yang menyedihkan. Katy telah bekerja sangat keras."

[Gambas:Twitter]

Katy Perry sendiri sudah membantah tudingan Ruby Rose dengan menyebutnya sebagai "tidak hanya sepenuhnya salah, tetapi juga kebohongan yang berbahaya dan sembrono."

"Nona Rose memiliki sejarah yang terdokumentasi dengan baik dalam membuat tuduhan publik yang serius di media sosial terhadap berbagai individu, klaim yang telah berulang kali dibantah oleh mereka yang disebutkan."

Meski begitu, pada Kamis (16/4), Kepolisian Australia telah meluncurkan penyelidikan atas insiden yang terjadi antara Ruby Rose dan Katy Perry pada 2010.

Kepolisian Victoria mengonfirmasi bahwa klaim itu ditangani petugas dari Tim Investigasi Pelanggaran Seksual dan Pelecehan Anak Melbourne (SOCIT).

Mereka sedang menyelidiki tuduhan Rose yang berasal dari insiden yang diduga terjadi di kawasan pusat bisnis Melbourne. Mereka menolak untuk memberikan komentar tambahan karena investigasi masih berlangsung.

(end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |