Jokowi Puji Langkah Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM: Keputusan Berani

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memuji pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang hingga saat ini tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), meskipun harga minyak mentah dunia tengah mengalami kenaikan akibat perang AS-Israel melawan Iran.

Pujian itu dilontarkan Jokowi saat mengisi sambutan acara Halalbihalal dan Anniversary ke-1 Youtuber Nusantara, dan konsolidasi Laskar Gibran di Hotel Sunan, Kota Solo, Sabtu (4/4).

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan negara sedang diguncang tiga tantangan besar, yakni perubahan iklim, tantangan geopolitik, dan disrupsi teknologi dengan adanya revolusi AI dan Humanoid Robotics.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika menjelaskan soal tantangan geopolitik, Jokowi mengatakan harga minyak dunia terus mengalami kenaikan dampak dari perang.

"Saya tahu perang Rusia dan Ukraina belum selesai, ditambah Israel dengan Palestina belum rampung, ditambah lagi sekarang ini Israel-AS dengan Iran yang menyebabkan ketidakpastian dunia, dan menyebabkan semua negara pusing menghadapi ketidakpastian ini," kata Jokowi dilansir dari Detikjateng.

Jokowi mengatakan, dari pantauannya pada Jumat (3/4) sore, harga minyak dunia saat ini sudah mencapai US$108-112 per barel. Adapun harga sebelumnya sekitar US$60-70 per barel.

Jika harga minyak dunia terus mengalami kenaikan, Jokowi mengatakan banyak negara yang tidak akan sanggup bertahan.

Jokowi kemudian mengapresiasi pemerintah yang saat ini belum menaikkan harga BBM di dalam negeri.

"Tapi pemerintah kita di bawah kepimpinan Bapak Prabowo Subianto masih mampu mengendalikan dengan harga yang sama. Bayangkan, negara lain sudah naik 40-60 persen, kita tidak naik. Pertalite masih Rp10 ribu, Pertamax mungkin harganya Rp12.400-Rp12.500, masih harga yang sama," ucapnya.

"Menurut saya ini sebuah keputusan yang berani, sebuah keputusan yang dihitung dengan kalkulasi yang detail dan matang. Sehingga keberanian itu menyebabkan beliau (Prabowo) memutuskan tidak naik sampai hari ini. Meskipun dengan resiko APBN, yang kita harapkan masih mampu menahan lajunya harga minyak yang naik terus. Karena rampungnya kapan, nggak jelas," ujar Jokowi.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |