Iran Marah! Mojtaba Khamenei Tolak Buka Selat Hormuz

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei mengatakan Iran akan terus menutup Selat Hormuz di tengah perang yang berlangsung antara negara ini dengan Amerika Serikat dan Israel.

"Selat Hormuz akan terus ditutup untuk menekan musuh-musuh Iran," kata Mojtaba pada Kamis (12/3) dalam laporan Al Jazeera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mojtaba juga mengatakan Iran akan terus menggempur pangkalan AS di negara Timur Tengah. Meski demikian, dia menegaskan Teheran tetap bersahabat dengan negara-negara Arab.

Pernyataan keras ini disampaikan Mojtaba dalam penampilan perdananya di hadapan publik, usai ditunjuk jadi pemimpin Iran pada Senin (9/3). 

Dia juga menegaskan Iran akan membalas dendam darah para martirnya, dan mendesak AS menutup pangkalan militernya di wilayah tersebut.

Mojtaba merupakan seorang ulama tingkat menengah yang memiliki pengaruh di dalam pasukan keamanan Iran serta jaringan bisnis besar yang berkembang di bawah kepemimpinan ayahnya.

AS dan Israel menggempur secara membabi buta ke Iran sejak 28 Februari. Serangan di hari itu menyebabkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan keluarganya tewas.

Mereka yang tewas termasuk istri Mojtaba yang juga menantu Khamenei, ibu Mojtaba, dan sederet pejabat top keamanan Iran. Hingga kini, korban tewas di Iran mencapai lebih dari 1.300 jiwa termasuk anak-anak dan perempuan.

Di hari pertama pemboman AS-Israel, Iran langsung meluncurkan serangan balasan ke Israel dan pangkalan militer AS di Timur Tengah. Mereka juga menutup jalur perdagangan minyak global Selat Hormuz.

Pasukan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga memperingatkan setiap kapal yang lewat Selat Hormuz dan mengabaikan peringatan mereka akan jadi sasaran.

(isa/dna)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |