Fosil Gajah Hingga Buaya Berusia 1,8 Juta Tahun Ditemukan di Bumiayu

5 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Kawasan situs arkeologi Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah menjadi sorotan setelah ditemukannya fosil yang diperkirakan berusia sekitar 1,8 juta tahun.

Penemuan ini dinilai penting karena berpotensi mengungkap jejak kehidupan purba di Jawa bagian barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa, dan Sastra (OR ARBASTRA) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Herry Yogaswara, menyebut temuan tersebut membuka peluang besar untuk menelusuri sejarah manusia purba, bahkan diduga lebih tua dibandingkan temuan di Sangiran.

Ia mengungkapkan hal tersebut saat membuka program magang Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) batch 3 di Kawasan Stasiun Lapang (KSL) Bumiayu, Rabu (1/4) lalu.

"Kawasan ini memiliki nilai penting dari berbagai aspek, mulai dari geologi, paleontologi, paleoantropologi, hingga arkeologi," ujar Herry, mengutip laman BRIN, Kamis (7/4).

Hasil ekskavasi di lokasi tersebut mengungkap beragam fosil, mulai dari gajah, kuda nil, buaya, kura-kura, ikan, hingga moluska.

Temuan ini mengindikasikan bahwa kawasan tersebut pada masa lampau merupakan lingkungan perairan dangkal yang kemudian berubah menjadi daratan.

Selain fosil, para peneliti juga menemukan artefak berupa alat batu dan tulang yang diduga digunakan manusia purba dalam aktivitas sehari-hari.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan jejak awal kehidupan manusia purba di wilayah tersebut. Melalui penguatan riset, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi dalam penyebarluasan hasil penelitian.

BRIN optimistis Situs Bumiayu dapat berkembang menjadi kawasan arkeologi unggulan sekaligus destinasi edukasi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

(wpj/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |