Bahlil Ungkap Strategi ala Barcelona Jaga Pasokan Energi RI

2 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap startegi pemerintah dalam menjaga pasokan energi layaknya pemain sepak bola Barcelona. Dalam hal ini, pemerintah menerapkan strategi bertahan dan menyerang. 

"Kementerian ESDM berpikir seperti main bola, seperti Barcelona bertahan dan menyerang," ujar Bahlil dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Senin (20/4).

Bahlil menjelaskan sebagai langkah bertahan, Kementerian ESDM berupaya untuk mempertahankan produksi lifting yang ada dari negeri. Di sisi lain, pemerintah juga menyerang, dalam hal ini mencari potensi sumber energi baru untuk menjaga kebutuhan pasokan di Tanah Air. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Harapannya, target (lifting) 2029-2030 semakin hari semakin membuahkan hasil, targetnya 900 ribu hingga 1.000 ribu barel," jelasnya.

Melalui strategi tersebut Kementerian ESDM dapat memastikan kebutuhan energi melalui produksi, hingga mengoptimalisasi kebutuhan domestik dan sebagian akan disisihkan untuk kebutuhan pasar ekspor. 

Terbaru, Bahlil mengumumkan temuan sumber energi gas baru dengan total potensi cadangan 7 triliun cubic feed (Tcf) di Kalimantan Timur.

Temuan tersebut berasal dari dua Blok yakni Geliga dan Gula yang dikelola oleh perusahaan migas asal Italia, Eni.

"Saya mengumumkan bahwa Eni baru mendapatkan satu wilayah kerja baru Gas Jumbo dari Blok Geliga yang menghasilkan 5 Tcf untuk gas dan kita mendapat kondensat sekitar 300jt barel minyak equivalent," ujar Bahlil dalam konferensi pers yang digelar Senin (20/4).

[Gambas:Youtube]

Dengan demikian, pada 2028 Bahlil mengungkapkan bahwa Eni akan memaksimalkan potensi hingga 2.000 MMSCFS untuk gas. Adapun untuk saat ini produksinya masih di kisaran 600-700 MMSCFS, harapannya pada 2028 akan mencapai 2.000 MMSCFS dan meningkat pada 2030 menjadi 3.000 MMSCF.

Selain gas, Bahlil mengungkapkan Indonesia akan memproduksi 90 ribu barel kondensat mulai 2028. Targetnya pada 2029 hingga 2030, jumlah produksinya terus bertambah menjadi 150 ribu barel.

"Ini adalah strategi bagaimana gas kita tidak kita lakukan impor dari negara manapun, kita harus memenuhi kebutuhan dalam negeri," jelasnya.

Bahlil juga mengatakan pemanfaatan gas akan didorong untuk penggunaan industri hilirisasi. Selanjutnya, itu akan mengurangi impor crude oil dengan penambahan kondensat 90 ribu -150 ribu barel pada 2030.

Selain itu, Bahlil meminta kepala SKK Migas untuk mengecek jenis gasnya. "Kalau C3-C4, cukup untuk bangun industri LPG, maka akan kita bangun langsung di Kaltim untuk memenuhin kebutuhan domestik," ujarnya.

Upaya tersebut sekaligus untuk mengamankan kebutuhan Lotte Chemical tahun ini sekitar 1,5 juta ton sebagai bahan baku indsutrinya di Cilegon, serta beberapa industri petrokemikal lain yang membuthkan gas dan LPG.

"Ini penting di era kondisi dunia menjaga kondisi cadangan mereka, kita bersyukur dan fokus untuk mencari cadangan minyak baru," tandasnya.

(ins/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |