'Annyeonghaseyo', Belanja di Korsel Bisa Pakai QRIS Mulai April Ini

5 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) antarnegara Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel) pada Rabu (1/4).

Artinya, QRIS bisa digunakan untuk membayar saat berbelanja di Negeri Ginseng.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta menyampaikan Indonesia tidak hanya ingin menjadi user, tetapi juga co-creator bersama dengan bank sentral di regional dalam ekosistem pembayaran global yang lebih inklusif dan lebih merata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Implementasi QRIS Antarnegara antara Indonesia dengan Korea merupakan langkah konkret dalam mewujudkan agenda tersebut. Ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas," ujar Filianingsih dalam acara Launching QRIS Antarnegara Indonesia dan Korea Selatan di Gedung BI, Jakarta Pusat, Rabu (1/4).

Filianingsih menyebutkan wisatawan asal Indonesia yang mengunjungi Korea Selatan cukup tinggi, begitu pun sebaliknya. Dengan demikian, QRIS dapat dimanfaatkan untuk melakukan transaksi di kedua negara.

"Baik di sektor pariwisata, kita tahu banyak orang Indonesia yang pergi ke Korea Selatan, mendatangi cafe-cafe drakor dan juga orang Korea yang datang ke Indonesia," ungkapnya.

Menurutnya, QRIS dapat membuka peluang untuk sektor pariwisata dan perdagangan, termasuk UMKM. Selain itu, QRIS diharapkan mampu menghubungkan dengan pasar yang lebih luas, baik regional maupun global.

"Dengan demikian Indonesia terus memperkuat perannya untuk membangun konektivitas pembayaran lintas negara yang efisien, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan nasional," terang Filianingsih.

Selain Korea Selatan, Filianingsih mengungkapkan saat ini QRIS antarnegara telah diimplementasikan di empat koridor, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang.

Khusus di Jepang, QRIS antarnegara telah menjadi dua arah setelah otoritas Negeri Sakura memberikan izin bagi transaksi Indonesia inbound.

"Kalau dulu hanya orang Indonesia yang pergi ke Jepang bisa menggunakan QRIS dan men-scan GPQR, sekarang orang Jepang yang datang ke Indonesia bisa menggunakan QR-nya dengan men-scan KRIS. Jadi, sudah dua belah pihak," ujar Filianingsih.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |