Jakarta, CNN Indonesia --
Veda Ega Pratama disejajarkan dengan pembalap didikan Marc Marquez Marquez yang saat ini juga tengah mengikuti Moto3.
Veda datang, balapan, dan hampir podium. Dari pembalap yang tidak dapat sorotan, remaja 17 tahun itu mendadak jadi perbincangan setelah seri pembuka Moto3 2026 di Sirkuit Buriram pekan lalu.
Finis peringkat kelima, setelah sempat menduduki posisi ketiga, membuat Veda mulai dilirik. Media-media Eropa turut menulis soal Veda, termasuk Speedweek yang merupakan media olahraga otomotif asal Jerman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berselang hampir sepekan dari balapan Moto3 Thailand 2026, media tersebut merilis berita soal Veda yang di dalamnya terdapat banyak kata-kata manis untuk pembalap asal Indonesia.
"Veda Pratama Roket Moto3: Debutan Terbaik dan Pembalap Honda Tercepat!" demikian tajuk artikel soal Veda.
Pujian bukan hanya terletak di judul, tetapi juga di isi berita. Speedweek pun menyamakan Veda dengan salah satu pesaingnya di Moto3 saat ini, Maximo Quiles.
"Veda Pratama setara dengan rivalnya dan penantang gelar Maximo Quiles dalam hal kekuatan. Pembalap binaan Marc Marquez, yang dinobatkan sebagai Rookie of the Year pada tahun 2025 juga finis di posisi kelima dalam debutnya," tulis media tersebut.
Quiles adalah pembalap Spanyol berusia 17 tahun yang memperkuat CFMoto Aspar Team. Pada Moto3 Thailand 2026, Quiles finis kedua di belakang David Almansa.
Speedweek juga memberi apresiasi terhadap Veda, terlepas dari faktor keakraban sirkuit dan cuaca lantaran pembalap asal Gunungkidul itu sudah bolak-balik balapan di Buriram dalam beberapa tahun terakhir.
"Meski Veda Pratama sudah tahu kondisi lintasan dari balapan Asia Talent Cup dan panas di Thailand mirip seperti di Indonesia, hal ini tidak mengurangi capaian debut pembalap nomor 9 tersebut," tutup artikel itu.
(nva)

3 hours ago
2















































