Terendus Rumor Perpecahan Para Pejabat Iran, Ini Kata Trump

2 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali sesumbar soal rumor perpecahan internal pemerintahan Iran di tengah upaya negosiasi kedua negara.

Komentar tersebut muncul saat Trump membahas proposal yang diajukan Iran. Dia mengaku tak suka usulan tersebut dan menuding pemerintahan Teheran tak bisa negosiasi karena beda sikap.

"Ada dua hingga tiga kelompok, mungkin empat, dan kepemimpinannya sangat tidak terkoordinasi," kata Trump, dikutip CNN pada Jumat (1/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia lalu berujar, "Dengan demikian, mereka semua ingin membuat kesepakatan, tapi mereka semua kacau".

Meski demikian, Trump mengakui Iran membuat kemajuan. Namun, dia tidak yakin apakah mereka bisa sampai ke tahap mencapai kesepakatan secara bulat.

Sebelum komentar ini, Trump juga sesumbar soal kepemimpinan Iran yang tak satu suara. Dia bahkan menyampaikan pandangan tersebut saat mengumumkan perpanjangan gencatan senjata.

[Gambas:Youtube]

Di sisi lain, isu perpecahan di internal pemerintahan Iran itu mulai berembus. Perpecahan ini terkait penanganan dan dampak perang terhadap pekerjaan masyarakat serta ekonomi negara.

Salah satu media yang fokus isu Iran, Iran International, melaporkan Presiden Massoud Pezeshkian dan ketua DPR Bagher Ghalibaf kesal ke Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi.

Kekesalan ini disebabkan karena Araghchi menjalankan perintah dari pihak Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) tanpa memberi tahu Pezeshkian dan Ghalibaf. Menlu itu dianggap kurang memposisikan diri sebagai pejabat eksekutif.

Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, petinggi Iran menganggap Araghchi bak kacung Komandan IRGC Ahmad Vahidi.

Sejumlah sumber lain di pemerintahan Iran mengatakan Araghchi bertindak tanpa menginformasikan perkembangan terbaru ke Pezeshkian dalam dua pekan terakhir. Dia justru berkoordinasi erat dengan Vahidi.

Jika Araghci tetap melakukan tindakan yang sama, Pezeshkian disebut-sebut siap memecat Menlu itu.

(isa/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |