Jakarta, CNN Indonesia --
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tabungan orang kaya dengan saldo di atas Rp5 miliar tumbuh 21,6 persen per Maret 2026.
Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan pertumbuhan tersebut dipengaruhi penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di bank pelat meraha.
"Untuk simpanan yang di atas Rp5 miliar per Maret 2026 tumbuhnya 21,6 persen. Ini karena ada pengaruh dari penempatan dana SAL pemerintah di Bank Himbara," ujar Anggito dalam konferensi pers Hasil Rapat Berskala KSSK II Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ia menilai pertumbuhan simpanan jumbo akan tetap kuat meski tanpa memperhitungkan dana SAL milik pemerintah.
"Kalau saya berandai-andai tanpa menghitung dana pemerintah pun masih tetap tumbuh 9,6 persen," ujarnya.
Menurut Anggito, kondisi tersebut menunjukkan gejolak ekonomi global belum berdampak terhadap perilaku masyarakat dalam menyimpan dana di perbankan.
"Jadi jawabannya tidak ada pengaruh gejolak global terhadap pola atau behavior dari simpanan kita," ujar Anggito.
Ia mengatakan simpanan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta juga masih mengalami pertumbuhan. Per Mei 2026, simpanan di bawah Rp100 juta tumbuh 1,84 persen.
Dari sisi komposisi, simpanan di bawah Rp100 juta mencakup 11,26 persen dari total nominal simpanan nasional. Sementara itu, simpanan di atas Rp5 miliar mendominasi dengan porsi mencapai 57,88 persen dari total simpanan.
Secara keseluruhan, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan pada Maret 2026 tercatat tumbuh 13,57 persen.
(dhz/sfr)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
6
















































