Menteri PU Ungkap Alasan Tunjuk Purnawirawan TNI Jadi Dirjen SDA

5 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap alasan menunjuk Mayjen TNI (Purn) Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw sebagai Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU.

Dody menilai Arnold adalah sosok yang profesional dan memiliki latar belakang sesuai, yaitu pernah bertugas di Korps Zeni TNI.

"Ya memang profesional di bidangnya. Kan beliau juga Zeni kan," kata Dody dalam konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan Korps Zeni TNI memiliki tugas yang berkaitan dengan konstruksi dan infrastruktur seperti Kementerian PU.

Dody mengatakan dirinya sengaja menghadirkan "darah baru" dari luar Kementerian PU agar pola kerja bisa lebih baik.

"Kita masukkan darah baru dari luar. Siapa tahu kemudian cara kerjanya bisa lebih bagus lagi dibandingkan yang kemarin," ujarnya.

[Gambas:Youtube]

Menurut dia, kehadiran Arnold juga dibutuhkan untuk melakukan dan penyelesaian sejumlah proyek strategis, termasuk bendungan yang sempat mangkrak.

Selain itu, pemerintah juga harus mempercepat pembangunan jaringan irigasi untuk menghadapi ancaman El Nino berkepanjangan.

"Saya merasa perlu darah baru dari luar dan kebetulan Pak Presiden berkenan dengan salah satu yang diusulkan dari kami," kata Dody.

Ia turut menjelaskan alasan pelantikan Arnold dilakukan pada hari libur. Dody mengatakan ini semata-mata untuk percepatan jalannya program pemerintah.

Dody membantah pelantikan dilakukan diam-diam karena berlangsung pada tanggal merah. Menurut dia, di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tidak ada istilah hari libur.

"Presiden saja dilantik hari Minggu. Di pemerintahan Pak Prabowo Subianto itu enggak ada hari libur," ujar Dody.

"Kalau Sabtu Minggu itu saya mesti jalan cek proyek, mesti ke lapangan. Enggak ada tanggal merah (di pemerintahan ini), semua tanggal hitam," jelasnya.

Ia menjelaskan pelantikan sudah melalui konsultasi dengan Kementerian Sekretariat Negara serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan mereka mengizinkan.

Dody menegaskan tidak ada yang ditutupi dalam proses pelantikan ini.

Poisisi Direktur Jenderal SDA Kementerian PU sebelumnya diisi oleh Dwi Purwantoro. Ia mengundurkan diri bersama Direktur Jenderal Cipta Karya Dewi Chomistriana beberapa bulan lalu. Mereka mundur usai temuan kerugian negara hingga Rp1 triliun, yang diduga menyeret pimpinan di dua direktorat ini.

Terbaru, Dwi ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Ia terlibat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau suap dan/atau gratifikasi dan/atau penyalahgunaan kewenangan dalam beberapa proyek pada Direktorat Jendral Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum.

(dhz/ins)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |