Jakarta, CNN Indonesia --
Sejumlah media Vietnam menyoroti hukuman yang diterima timnas Malaysia dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait kasus tujuh pemain naturalisasi yang menggunakan dokumen palsu.
Pada Selasa (17/3), AFC resmi menghukum Malaysia dengan kekalahan 0-3 pada dua pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027. Kedua pertandingan tersebut adalah: kalah 0-3 melawan Nepal dan Vietnam pada leg pertama Maret serta Juni 2025.
Pasalnya, dalam dua laga tersebut yang sebelumnya dimenangkan Malaysia, tim berjulukan Harimau Malaya menggunakan tujuh pemain naturalisasi yang kini dihukum FIFA dengan larangan bermain selama 12 bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kekalahan itu, Malaysia secara otomatis gagal lolos ke Piala Dunia 2027 mendatang di Arab Saudi. Sementara Vietnam yang sebelumnya di posisi runner up Grup F babak kualifikasi dinyatakan lolos ke Piala Asia 2027.
Pengumuman hukuman AFC itu mengundang reaksi sejumlah media Vietnam. Soha membuat judul hukuman itu sebagai pukulan telak untuk timnas Malaysia.
"Keputusan memberikan mereka dua kekalahan beruntun (melawan Nepal dan Vietnam di leg pertama) bukan hanya pukulan telak bagi ambisi mereka, tetapi juga secara tidak sengaja membuka pintu bagi Vietnam untuk melaju," tulis Soha.
Sementara Bongdaplus menyebut hukuman yang AFC kepada Malaysia merupakan keadilan untuk timnas Vietnam.
"Keputusan tegas AFC juga berarti keadilan yang telah lama ditunggu-tunggu oleh penggemar sepak bola Vietnam dan internasional telah ditegakkan," tulis Bongdaplus.
Selain hukuman kekalahan, Malaysia juga mendapat sanksi lain berupa denda US$50.000 atau setara dengan Rp848,4 juta kepada Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
(sry/abs)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
6

















































