5 Ciri Orang yang Tidak Tahu Diri, Jangan Sampai Dijauhi Teman

2 hours ago 7

CNN Indonesia

Sabtu, 09 Mei 2026 16:40 WIB

Kenali ciri-ciri orang yang tidak tahu diri agar kamu bisa lebih berhati-hati dalam menjaga batasan serta tahu menyikapinya. Ilustrasi. Kenali ciri-ciri orang yang tidak tahu diri agar kamu bisa lebih berhati-hati dalam menjaga batasan serta tahu menyikapinya. (iStockphoto/Edwin Tan)
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam relasi pertemanan atau hubungan sosial, mengenal dan memahami karakter orang lain sangatlah penting. Namun, tidak jarang kita menemui orang yang tak tahu diri.

Kenali ciri-ciri orang yang tidak tahu diri agar kamu bisa lebih berhati-hati dalam menjaga batasan serta tahu menyikapinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Psikolog Tasha Eurich yang juga seorang penulis menyebut bahwa kesadaran diri ternyata lebih langka dari yang dibayangkan. Menurutnya, kesadaran diri adalah kemauan dan kemampuan untuk memahami siapa diri kita serta bagaimana orang lain melihat diri kita.

Akan tetapi, dalam keseharian kita kerap menemukan berbagai karakter dan salah satu yang cukup menjengkelkan adalah ketika berteman atau berhubungan dengan orang yang tidak tahu diri.

Lantas, seperti apa ciri-ciri orang yang tidak tahu diri? Dirangkum dari laman theSkimm dan Your Tango, berikut tanda-tandanya.

1. Ingin selalu menjadi pusat perhatian

Secara umum, tanda orang tidak tahu diri biasanya ingin selalu menjadi pusat perhatian. Dalam artian, orang tersebut mesti mendapatkan "lampu sorot" yang lebih terang ketimbang orang lain.

Selain itu, mereka juga seperti tidak ingin memberi ruang bagi orang lain untuk tampil. Intinya, orang yang tidak tahu diri ingin bahwa segala sesuatunya harus berpusat pada dirinya sendiri.


2. Sering bersikap defensif

Sikap defensif merupakan perilaku yang selalu ingin mempertahankan diri secara berlebihan ketika dirinya merasa terancam. Misalnya, ketika dia menerima kritik, tanpa alasan jelas dirinya langsung menolak masukan atau menyalahkan orang lain.

Orang yang defensif biasanya perlu untuk sekadar bertindak membela diri alih-alih menerima masukan secara legawa. Parahnya, terkadang sikap seperti ini dapat berkembang menjadi kebiasaan untuk menyalahkan orang lain.


3. Arogan

Sikap arogan muncul pada karakter "si enggak tau diri" lantaran cenderung melebih-lebihkan nilai dirinya sendiri. Kata Tasha, orang dengan kesadaran diri yang minim sering kali perlu diingatkan bahwa mereka bukanlah pusat dari segalanya.

Salah satu contoh, orang tak tahu diri umumnya membesar-besarkan kontribusi atas suatu kinerja kolektif. Akan tetapi, ketika dia dan kelompoknya mengalami kegagalan, dirinya cenderung mencari pembenaran dan menyalahkan orang lain.


4. Kurang simpati dan empati

Kurangnya rasa simpati dan empati juga termasuk ke dalam ciri orang tidak tahu diri. Biasanya orang yang demikian ini tidak memahami dan tak perlu merasakan perasaan orang lain.

Akibatnya, tak jarang mulai muncul percikan-percikan konflik bersama teman, rekan, atau siapa pun yang berhubungan dengannya. Lebih jauh, dalam dunia kerja misalnya, sikap kurang simpati dan empati dapat pula menghambat pertumbuhan karier.


5. Sulit meminta maaf

Tanpa disadari, tanda-tanda orang yang tak tahu diri umumnya sulit untuk mengutarakan permintaan maaf. Ketimbang bertanggung jawab atas perilaku salahnya, mereka cenderung ingin menyalahkan orang lain.

Jika sudah demikian, retaknya suatu hubungan sosial kiranya tinggal menunggu waktu saja. Maka, penting kiranya untuk meningkatkan kesadaran diri, terlebih dalam hubungan sosial entah itu dalam hubungan pertemanan dan lain sebagainya.

(hdr/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |