Jakarta, CNN Indonesia --
Israel mengeklaim pasukan telah membunuh komandan Jihad Islam Palestina, Adham Adnan Al Othman, dalam serangan mereka di Beirut, Lebanon.
Militer Israel mengonfirmasi Al Othman tewas pada Senin (2/3) setelah kelompok sayap militer Jihad Islam, Brigade Quds, menyatakan dia tewas di malam sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rilis resmi, militer Israel menyatakan Al Othman memegang posisi komandan selama beberapa tahun dan bertanggung jawab atas perencanaan serangan terhadap Israel.
"Ia baru-baru ini terus bekerja atas nama Jihad Islam di Lebanon, termasuk melatih anggota, merekrut, dan mendapatkan senjata," demikian laporan Al Jazeera mengutip rilis militer Israel.
Dalam beberapa hari terakhir, Israel meluncurkan serangkaian serangan ke Lebanon. Mereka mengeklaim milisi di sana, Hizbullah, menyerang terlebih dahulu.
Hizbullah menyatakan serangan tersebut sebagai bentuk solidaritas usai pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam operasi bersama Amerika Serikat-Israel ke Iran pada Sabtu.
Israel lalu membalas dengan serangan brutal. Imbas gempuran pasukan Zionis di Lebanon, 52 orang tewas dan 154 lainnya mengalami luka-luka.
Unit Manajemen Bencana pemerintah Lebanon menyatakan pesawat tempur Israel telah melakukan 221 serangan udara di negara itu sejak Senin pagi, demikian dikutip Anadolu Agency.
Israel dan Hizbullah sempat gencatan senjata pada November 2024. Namun, pasukan Zionis hampir tiap hari melanggar kesepakatan tersebut.
Serangan brutal terbaru Israel di Lebanon akan membuat negara ini kiat menderita saat mengalami kesulitan ekonomi selama bertahun-tahun.
(isa/dna)

5 hours ago
3















































