Jalur Padang–Padang Panjang, Polres Gelar TFG Pengaturan Arus Lalin

6 hours ago 4
TGF PENGATURAN LALIN— Kapolres AKBP Wisnu Hadi bersama Kasat Lantas AKP Pifzen Finot, memaparkan Tactical Floor Game (TFG) pengaturan buka tutup arus lalu lintas (lalin) jalur Padang–Padang Panjang, Kamis (12/3) di Mapolres Padang Panjang.

PDG. PANJANG, METRO— Usai pelaksanaan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2026, Polres Padang Panjang langsung menggelar Tactical Floor Game (TFG) pengaturan buka tutup arus lalu lintas (lalin) jalur Pa­dang–Padang Panjang. Ke­giatan tersebut berlangsung di Aula Tathya Dharaka Mapolres, Kamis (12/3). TFG dipaparkan Kapolres AKBP Wisnu Hadi bersama Kasat Lantas, AKP Pifzen Finot. Kegiatan ini turut disaksikan Wakil Wali Kota, Allex Saputra, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta jajaran terkait lainnya.

Kapolres Wisnu Hadi menjelaskan, TFG ini dilaksanakan sebagai upaya mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas saat mudik Lebaran, khususnya di jalur Lembah Anai yang saat ini belum dapat dilalui secara maksimal dengan arus dua arah. “Kita akan menggunakan sistem buka tutup, baik dari arah Pa­dang menuju Padang Panjang maupun sebaliknya. Jalur Lembah Anai merupakan jalur utama yang rawan macet, terlebih saat masa Lebaran ketika vo­lume­ kendaraan mening­kat,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Pifzen Finot menyampaikan, pihak Kepolisian telah menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi kendaraan yang menunggu pemberlakuan sistem buka tutup jalur tersebut.

Ia menjelaskan, sebelum Lebaran pada H-2 dan H-1, yaitu Kamis dan Jumat, arus lalu lintas dari Padang menuju Padang Panjang akan diberlakukan pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Sementara arus sebaliknya dari Padang Panjang menuju Padang akan diberlakukan pukul 14.00 hingga 18.00 ­WIB.

Setelah Lebaran, tepatnya pada Minggu hingga Selasa, 22–24 Maret 2026, skema pengaturan arus lalu lintas tetap diberlakukan dengan waktu yang sama, yaitu pukul 10.00 hingga 14.00 WIB untuk arus Padang menuju Pa­dang Panjang dan pukul 14.00 hingga 18.00 WIB untuk arus sebaliknya.

Untuk mengantisipasi kendaraan yang datang sebelum jadwal tersebut, Polres Padang Panjang menyiapkan sejumlah kantong parkir di beberapa titik, di antaranya Rest Area Simpang Mifan, Batalyon Brimob, Terminal Aia Angek, Kelok Hantu, Masjid X Koto, serta Pasar Amor.

Selain itu, Polres juga menyiapkan empat Pos Pengamanan (Pos Pam) yang berada di Rest Area, Gedung M. Sjafei depan Pasar Kuliner, MAN Koto Baru, serta Pos Pelayanan di Pantai Tanjung Mutiara. “Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat ini, kami menurunkan sekitar 150 personel yang akan dibantu oleh TNI, Brimob, Dis­hub, serta Satpol PP. Kami juga menyiapkan 26 personel tim urai untuk mengantisipasi kemacetan dan me­nindak pengendara yang melanggar aturan, ter­masuk parkir di lokasi yang tidak diperbolehkan,” jelasnya.

Untuk memastikan kesiapan skema pengaturan lalu lintas tersebut, Polres juga akan menggelar uji coba TFG pada Minggu (15/3).

Selain itu, Polres membuka layanan call center 110 dan 119 serta nomor WhatsApp pengaduan yang dapat dimanfaatkan masya­ra­kat selama masa Lebaran, baik untuk melaporkan kecelakaan lalu lintas maupun kebutuhan layanan medis. Sementara itu, Wa­wako Allex Saputra meng­apresiasi pelaksanaan TFG yang digelar Polres sebagai upaya menjaga ke­lancaran arus lalu lintas se­lama masa mudik Lebaran.

“Kami juga berharap Polres Padang Panjang dapat membuat simulasi serta penempatan personel di kawasan Pasar Pusat Pa­dang Panjang agar arus lalu lintas di kawasan pasar tetap lancar dan ma­sya­rakat merasa aman,” ujarnya. (rmd)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |