Jakarta, CNN Indonesia --
Satu warga Israel dilaporkan tewas dan 121 lainnya terluka akibat gelombang serangan rudal dan drone Iran ke wilayah Israel pada Sabtu (28/2).
Melansir laporan langsung Al Jazeera, layanan ambulans Israel menyebut mayoritas korban mengalami luka ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Militer Israel menyatakan sebagian besar rudal dan drone Iran berhasil dicegat atau ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara.
Namun, beberapa proyektil dilaporkan lolos dan menghantam wilayah Tel Aviv serta Beit Shemesh, kota di sebelah barat Yerusalem.
Selain itu serpihan proyektil juga dilaporkan jatuh di Tepi Barat yang diduduki, dekat kota Qalqilya di bagian utara. Belum dapat dipastikan apakah serpihan tersebut berasal dari roket Iran atau rudal pencegat Israel.
Laporan Al Jazeera menyebut serpihan jatuh di area yang lebih dekat ke wilayah Palestina, bukan ke permukiman ilegal Israel di Tepi Barat.
Sistem pertahanan Israel dirancang untuk melindungi wilayah Israel, termasuk pemukiman warga Israel di Tepi Barat, namun tidak memberikan perlindungan bagi warga Palestina yang tinggal di wilayah pendudukan tersebut.
Sebelumnya pada Sabtu pagi, satu warga Palestina dilaporkan terluka di kota Beit Sahour, selatan Tepi Barat.
Sepanjang hari, pasukan Israel juga dilaporkan menewaskan satu warga Palestina di dekat Hebron. Di saat bersamaan, serangan oleh pemukim Israel terhadap warga Palestina disebut masih terjadi meskipun rudal-rudal menghantam wilayah Israel.
(lau/fea)

2 hours ago
1
















































