Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah Iran resmi melarang tim-tim olahraga berpartisipasi dalam sebuah ajang yang berlangsung di negara-negara musuh.
Yang dimaksud dengan negara-negara musuh di sini adalah negara yang tidak bisa menjamin keamanan atlet Iran. Saat ini Iran memang sedang bertempur dengan sejumlah negara.
Sejumlah negara teluk di Asia Barat, seperti Kuwait, Bahrain, dan Uni Emirat Arab menjadi sasaran rudal Iran karena di sana terdapat pangkalan militer Amerika yang menyerang Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Larangan tim-tim olahraga Iran pergi ke negara musuh ini disampaikan Kementerian dan Olahraga dan Pemuda Iran, Kamis (26/3). Larangan ini bersikap mengikat.
"Kehadiran tim nasional dan klub di negara-negara yang dianggap bermusuhan dan tidak mampu menjamin keamanan atlet dan anggota tim Iran dilarang," tulis Iran dilansir dari AFP.
Sikap Iran ini muncul setelah adanya jadwal pertandingan Liga Champions Asia Elite antara klub Iran, Tractor FC, melawan klub Uni Emirat Arab, Shabab Al Ahli, di Arab Saudi.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung pada 14 April 2026. Ini adalah jadwal baru setelah terjadi penundaan imbas invasi Amerika-Israel ke wilayah Iran sejak akhir Februari 2026.
Bagi Iran, posisi atlet Iran tidak aman di Arab Saudi. Selama tidak ada jaminan dari AFC dan negara tuan rumah akan keselamatan atlet Iran, klub dilarang berangkat ke lokasi pertandingan.
"Federasi Sepak Bola Iran [FFIRI] dan klub-klub wajib memberi tahu Konfederasi Sepak Bola Asia [AFC] tentang masalah ini untuk memindahkan pertandingan," imbau Iran.
(abs)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
4

















































