Jakarta, CNN Indonesia --
PT Freeport Indonesia menyatakan kepedulian terhadap olahraga di Tanah Papua melalui dukungan yang dijalankan dengan berpijak pada empat pilar utama. Masing-masing adalah dukungan finansial, pembangunan fasilitas, pembinaan jangka panjang talenta muda, serta kerja sama institusional dengan berbagai pihak.
Salah satu langkah nyata Freeport diwujudkan lewat donasi sebesar Rp15 miliar pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional XX (PON XX) tahun 2021 di Papua. Freeport menyatakan, dana tersebut ditujukan untuk kelancaran helatan kegiatan, juga sebagai bonus bagi atlet asli Papua.
Tak lama kemudian, Freeport juga membangun fasilitas olahraga berkelas dunia di Papua, yakni komplek olahraga Mimika Sport Complex (MSC) di Kabupaten Mimika. Dilaporkan bahwa pembangunan MSC menelan biaya sekitar US$33 juta atau sekitar Rp 462 miliar), dan tuntas dibangun pada tahun 2016 dan 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun MSC memiliki kelengkapan fasilitas berupa stadion indoor dan outdoor, lintasan atletik standar internasional, asrama atlet, dan ruang latihan. Venue olahraga ini pun turut menjadi lokasi penyelenggaraan PON 2021.
Dibangun di atas lahan seluas 12,5 hektare milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, venue ini dijamin bertaraf internasional dengan akreditasi IAAF yang dirancang dengan tema bernafas lokal. Atap tribun stadion outdoor MSC, dirancang menyerupai ekor burung cendrawasih yang menjadi ikon Tanah Papua.
Kompleks ini juga memiliki infrastruktur oendukung mulai ruang fitnes, kantor, ruang tindakan medis, kantin, retail store, toilet, dan parkiran yang dapat menampung 500 kendaraan, serta ampiteater.
Selain fasilitas fisik, Freeport juga mendirikan lembaga pembinaan awal. Pada 31 Agustus 2022, diresmikan Papua Football Academy (PFA) di Jayapura sebagai wadah pembinaan sepak-bola anak-anak Papua.
"Ini wujud nyata peran swasta dalam Desain Besar Olahraga Nasional, swasta ikut berperan dalam pengembangan olahraga," ujar Operator Papua Football Academy, Weshley Hutagalung di Stadion Lukas Enembe pada 2022 lalu, melansir situs Kemenpora.
Sebagai wadah pembentukan individu yang berkualitas melalui olahraga sepakbola, program pembinaan PFA menekankan aspek karakter, pendidikan, dan integrasi ke dalam sistem kompetisi.
"Di sepak bola ini mengajarkan bagaimana tentang berjuang, menghargai perbedaan, waktu dan komitmen. Kita membentuk anak-anak ini bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga memberikan materi sekolah dan mereka harus ada ijazah," kata Weshley.
Langkah kemudian terus ditindaklanjuti oleh PTFI, termasuk dalam mendukung penyelenggaraan Liga 4 Papua Tengah yang melibatkan klub-klub lokal sebagai jalur pengembangan menuju level nasional pada awal April 2025.
Di sisi lain, Freeport juga menjalin kemitraan penting dengan lembaga pemerintah dan olahraga. Pada Mei 2023, dilakukan penandatanganan kerja sama antara PTFI dan KONI Papua untuk memperkuat pembinaan prestasi atlet.
Ketua Umum KONI Papua, Kenius Kogoya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Freeport dalam pengembangan olahraga di Papua. Ia mengakui, PTFI berperan besar di sektor olahraga Bumi Cendrawasih.
"KONI Papua atas nama seluruh atlet dan masyarakat Papua menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia atas dukungan dan supporting-nya bagi kelanjutan pembinaan prestasi atlet-atlet terbaik Tanah Papua," kata Kogoya usai penandatangan kerja sama.
Melalui urutan dukungan finansial, pembangunan fasilitas, pembinaan berkelanjutan, dan kolaborasi antarlembaga, Freeport menghadirkan skema yang komprehensif dalam pengembangan olahraga di daerah terpencil. Upaya ini tidak hanya mengangkat prestasi atlet Papua, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif dan pengembangan sumber daya manusia lokal yang kompetitif.
(rea/rir)

5 hours ago
1















































