Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China buka suara usai Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan bersama ke Iran hingga menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (28/2).
Dalam rilis resmi, Kemlu China menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas serangan AS-Israel ke Iran dan menyerukan gencatan senjata sesegera mungkin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"[China] menekankan kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial Iran harus dihormati," demikian laporan Xinhua, mengutip pernyataan Kemlu China.
Negara yang disebut dekat dengan Iran, Rusia, juga sudah buka suara. Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan tindakan AS-Israel sebagai "serangan bersenjata tanpa provokasi." Ia lalu menyerukan penghentian permusuhan segera.
Mantan presiden Rusia, Dmitry Medvedev, bahkan mengkritik Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengatakan pemimpin yang selama ini menampilkan diri sebagai pembawa perdamaian kini "menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya."
Trump berulang kali sesumbar sebagai orang yang membawa perdamaian. Selama di periode kedua memimpin AS, dia mengeklaim berhasil menyelesaikan delapan perang, padahal konflik itu masih terus berlanjut hingga kini.
Belakangan ini, Trump juga menginisiasi solusi untuk konflik Jalur Gaza, Palestina, Dewan Perdamaian (Board of Peace). Namun, tindakan dia dan sekutunya Israel ke Iran tak mencerminkan nilai-nilai perdamaian.
Israel dan Amerika Serikat meluncurkan serangan bersama ke Iran sejak Sabtu pagi.
Imbas serangan tersebut, 201 orang tewas dan lebih dari 700 jiwa mengalami luka-luka.
Mereka yang tewas termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, anak perempuan dia, menantunya, cucunya, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan Komandan Angkatan Bersenjata Korps Iran (IRGC) Mohammed Pakpour.
Meski sudah memporak-porandakan Iran, AS dan Israel menyatakan akan terus melakukan serangan besar-besaran ke negara Timur Tengah ini hingga rezim berganti.
Pemerintahan Trump dan Netanyahu disebut menargetkan 30 pemimpin Iran termasuk presiden dan kepala militer.
(isa/bac)

2 hours ago
2















































