Blunder, Timothee Chalamet Dirujak Komunitas Opera dan Balet

2 hours ago 1

CNN Indonesia

Sabtu, 07 Mar 2026 12:30 WIB

Komentar Chalamet soal balet dan opera yang tak laku membuatnya 'dirujak' para pekerja seni. Ilustrasi. Karena komentarnya dalam sebuah video, Timothee Chalamet banjir kritik dari komunitas opera dan balet. (AFP/ROBYN BECK)

Jakarta, CNN Indonesia --

Aktor Timothee Chalamet belum lama ini panen kritik. Komentarnya soal balet dan opera yang tak laku membuatnya 'dirujak' para pekerja seni.

Sebuah video percakapan Timothee Chalamet dan Matthew McConaughey untuk Variety kembali naik ke permukaan. Para aktor 'Interstellar' ini membicarakan tentang perhatian penonton yang semakin pendek dan minat terhadap film-film bertempo lambat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Chalamet mengungkapkan memang ada beberapa orang yang ingin terhibur dengan cepat. Pun perlu ada semacam upaya untuk menyebut bahwa tontonan yang akan disuguhkan adalah tontonan serius.

"Saya mengagumi orang-orang, dan saya sendiri pernah melakukannya, yang tampil di acara bincang-bincang dan berkata, 'Hei, kita harus menjaga bioskop tetap hidup, kita harus menjaga genre ini tetap hidup,' dan sebagian dari diri saya merasa jika orang ingin menontonnya, seperti Barbie, seperti Oppenheimer, mereka akan menontonnya dan berusaha keras untuk menunjukkannya dengan lantang dan bangga," kata Chalamet seperti dikutip dari Hollywood Reporter.

Kemudian dia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin bekerja di balet atau opera.

"Saya tidak ingin bekerja di balet atau opera di mana orang-orang berkata, 'Hei! Jaga agar genre ini tetap hidup, meskipun tidak ada yang peduli lagi," katanya sambil tertawa.

"Dengan segala hormat kepada para pelaku balet dan opera di luar sana... Saya baru saja kehilangan 14 sen penonton. Saya menyerang tanpa alasan."

Video beredar luas di media sosial dan membuat pelaku industri opera dan balet cukup geram. Dalam sebuah pernyataan resmi, seorang juru bicara gedung opera utama Inggris, The Royal Ballet and Opera, membantah klaim Chalamet.

"Balet dan opera tidak pernah ada secara terpisah. Mereka terus-menerus memberi informasi, menginspirasi, dan mengangkat bentuk seni lainnya. Pengaruh mereka dapat dirasakan di teater, film, musik kontemporer, mode, dan seterusnya. Selama berabad-abad, disiplin ilmu ini telah membentuk cara seniman berkarya dan penonton menikmati budaya, dan saat ini jutaan orang di seluruh dunia terus menikmati dan terlibat dengan mereka," tulis mereka.

Penyanyi opera Amerika Isabel Leonard turut merespons video tersebut. Dia mengaku terkejut dengan komentar Chalamet.

Chalamet, kata dia, punya pandangan sempit terkait seni padahal dia adalah seorang seniman khususnya aktor. Apa yang dikatakan Chalamet menurut Leonard adalah bentuk serangan terhadap sesama seniman.

"Anda tidak harus menyukai semua seni, tetapi hanya orang/seniman yang lemah yang merasa perlu untuk meremehkan seni yang justru akan menginspirasi mereka yang tertarik untuk memperlambat tempo hidup, untuk melakukan hal itu," imbuhnya.

Sementara itu, penyanyi opera Kanada Deepa Johnny menyebut komentar Chalamet adalah "pandangan yang mengecewakan".

Kemudian penyanyi opera Irlandia Sean Tester mengunggah pendapatnya di Instagram. Buatnya, pilihan kata-kata Chalamet "adalah jenis pandangan yang mereduksi yang Anda dengar ketika popularitas disalahartikan sebagai nilai budaya."

"Opera dan balet telah bertahan melewati perang... Menyebut bentuk seni ini tidak relevan jauh lebih sedikit berbicara tentang seni itu sendiri daripada tentang betapa sedikit waktu yang dihabiskan seseorang untuk benar-benar menikmatinya," ujarnya.

(els)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |