Jakarta, CNN Indonesia --
Middle East Eye melaporkan sedikitnya 51 siswi tewas dalam serangan udara di sebuah sekolah dasar di Iran selatan, berdasarkan keterangan otoritas setempat. Hal itu terkait dengan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap negara tersebut.
Serangan pada Sabtu pagi itu menghantam sekolah Shajareh Tayyebeh di kota Minab, provinsi Hormozgan selatan. Para korban berusia antara tujuh dan 12 tahun, menurut kantor berita Tasnim dan Fars Iran.
Serangan udara di sekolah tersebut menyebabkan banyak orang di dalam gedung terjebak di bawah reruntuhan, menurut sumber di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 170 siswi di sekolah tersebut pada saat serangan terjadi. Sejauh ini, setidaknya 45 orang juga dilaporkan terluka.
Rekaman yang diunggah oleh akun Telegram yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam tampaknya menunjukkan warga setempat menggali reruntuhan sekolah.
Diketahui, Israel dan AS meluncurkan serangan gabungan ke AS sejak Sabtu pagi waktu setempat. Sebagai balasan, Iran juga telah meluncurkan serangan balasan yang menargetkan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Serangan balasan itu menargetkan sejumlah titik di Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, hingga Yordania.
(asa)

4 hours ago
2
















































