CNN Indonesia
Sabtu, 16 Mei 2026 16:50 WIB
Kota Kuno Pompeii di Italia dengan latar belakang Gunung Vesuvius. (commons.wikimedia.org/PublicDomain/Brooklyn Museum/William Henry Goodyear (1846–1923)
Jakarta, CNN Indonesia --
Sejak diluncurkan pada tahun 1978, daftar Warisan Dunia UNESCO telah berkembang pesat hingga mencakup lebih dari 1.200 situs di seluruh dunia.
Namun, beberapa negara mendominasi daftar ini secara signifikan. Bahkan, 10 negara teratas menyumbang hampir sepertiga dari total situs yang ada di seluruh dunia.
Bagi para pelancong yang ingin menyaksikan keajaiban sejarah dan alam dalam satu perjalanan, negara-negara berikut adalah titik awal terbaik di tahun ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
UNESCO menggunakan 10 kriteria evaluasi (enam budaya dan empat alam). Sebuah situs harus memenuhi setidaknya satu kriteria untuk membuktikan "Nilai Universal Luar Biasa bagi kemanusiaan".
- Kriteria Budaya: Mencakup mahakarya jenius kreatif manusia, bukti peradaban yang unik, atau bangunan yang mewakili tahapan penting sejarah manusia.
- Kriteria Alam: Mencakup fenomena alam superlatif, tahapan utama sejarah bumi, hingga habitat penting bagi konservasi keanekaragaman hayati.
Lalu, negara mana yang memiliki situs UNESCO terbanyak di dunia?
Melansir World Atlas, Italia menduduki peringkat pertama sekaligus pemegang rekor dunia dengan memiliki 61 situs Warisan Dunia UNESCO.
Dengan total 61 situs warisan dunia, Italia punya di antaranya 54 budaya, 6 alam, dan 1 campuran. Italia telah mendominasi daftar ini sejak tahun-tahun awal konvensi.
Area Arkeologi Pompeii, Pusat Bersejarah Roma, Pantai Amalfi, hingga Venesia dan Laguna-nya menjadi ikon utama situs warisan dunia di Negeri Pizza.
Pegunungan Dolomites di Pegunungan Alpen menjadi sorotan alam. Sementara itu, Domus de Janas di Sardinia, sebuah jaringan makam batu kuno dari era 4000-2000 SM yang dalam cerita rakyat setempat dikenal sebagai "Rumah Para Peri", menjadi yang teranyar dinobatkan sebagai situs warisan dunia UNESCO.
China menempel ketat Italia di posisi kedua dengan 60 situs (39 budaya, 14 alam, dan 4 campuran), menawarkan kontras antara kemegahan kekaisaran dan lanskap alam yang dramatis.
Tembok Besar China, Tentara Terakota, dan Kota Terlarang di Beijing menjadi ikon utama situs Warisan Dunia UNESCO. Sementara Suaka Panda Raksasa di Sichuan dan lanskap karst China Selatan jadi situs warisan alam ternama di Negeri Tirai Bambu.
Makam Kekaisaran Xixia, yang merupakan kompleks pemakaman dinasti Xia Barat (1038-1227 M) yang sempat berkuasa selama 200 tahun sebelum dihancurkan oleh Mongol, menjadi anggota terbaru dari China di daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.
Peringkat ketiga negara dengan situs warisan dunia terbanyak adalah Jerman, yang memiliki 55 situs, di mana terdiri dari 52 budaya dan 3 alam, yang mencerminkan sejarah seni rupa dan teknik yang sangat panjang.
Ikon utama situs warisan dunia di Jerman adalah Gedung Opera Margravial, yang bergaya Barok di Bayreuth dan Gua-Gua Seni Zaman Es di Swabian Jura yang menyimpan karya seni figuratif tertua di dunia (berusia hingga 43.000 tahun).
Sorotan alam Situs Warisan Dunia Jerman terdapat di Situs Fosil Messel Pit dan Laut Wadden, sistem dataran lumpur pasang surut terbesar di dunia.
Anggota terbaru situs warisan dunia UNESCO dari Jerman, yakni Istana Raja Ludwig II dari Bavaria, termasuk Kastel Neuschwanstein yang menjadi inspirasi kastel ikonik Walt Disney.
(wiw/bac)
Add
as a preferred source on Google

4 hours ago
9
















































