Terkuak! Ini Alasan Bobon Santoso Pensiun dan Jual Akun Youtube Rp20 Miliar

4 hours ago 1

Niko Prayoga , Jurnalis-Minggu, 15 Februari 2026 |06:01 WIB

Terkuak! Ini Alasan Bobon Santoso Pensiun dan Jual Akun Youtube Rp20 Miliar

Bobon Santoso

JAKARTA - Youtuber sekaligus konten kreator Bobon Santoso mengungkapkan alasannya untuk pensiun sebagai Youtuber dan memilih untuk menjual akunnya seharga Rp20 miliar.

Dalam Podcast Close The Door yang dimiliki oleh Deddy Corbuzier, Bobon mengatakan bahwa dirinya sudah lelah secara mental dan finansial untuk membuat konten Youtube. Apalagi, konten Youtube Bobon sendiri cukup khas yaitu konten masak besar untuk masyarakat salah satunya adalah program “Kuali Merah Putih” yang sempat dibuat Bobon dalam kurun waktu beberapa bulan. 

Ia mengaku bahwa aktivitas mengunggah video berdurasi panjang untuk konten memasak telah menjadi beban berat yang selama ini dipendamnya sendiri. Ia merasa pola konten yang ia ciptakan sulit untuk terus bertahan di ekosistem digital Indonesia saat ini.

“Youtube only dan kayaknya gua udah nggak sebenarnya. Selama ini YouTube menjadikan gua beban, belakang ini menjadikan gua beban. Karena memang nggak gampang untuk membuat sebuah konten Youtube yang durasinya panjang 15 menit keatas apalagi mungkin satu jam dengan konten kayak gua masak-masak. Gua menciptakan pola yang menurut gua salah dan nggak mampu tumbuh dengan baik di Indonesia,” ungkap Bobon dalam Podcast Close The Door, dikutip Sabtu (14/2/2026).

Selain menjadi beban berat, tingginya biaya produksi konten juga menjadi alasan Bobon untuk pensiun sebagai Youtuber. Meskipun kontennya memiliki dampak sosial yang luas, namun secara bisnis hal tersebut sulit dipertahankan karena ketergantungan penuh pada sponsor konvensional yang saat ini tengah menurun.

"Ya, yang membuat gua ngerasa gua salah ini adalah gua harus menciptakan konten yang terlalu besar biayanya, terlalu besar biayanya untuk sebuah video. Walaupun sebenarnya dampaknya lebih luas dan lebih besar lagi. Sponsor, selama ini karena gua Youtuber konvensional gua cuma berharap tentunya dari endorsement, dari brand. Kalau misalnya dalam satu bulan dapat tiga atau empat, itu bisa nutup,” tutur dia.

Apalagi, hal tersebut menjadi tekanan psikologis bagi dirinya. Selain masalah finansial di mana ia harus menutupi biaya operasional sebesar 20 sampai 30 persen dari kantong pribadi, beban mental menjadi faktor nomor satu. Bobon merasa terjebak dalam skenario yang ia buat sendiri, di mana setiap kunjungannya ke daerah bukan lagi sekadar memasak, melainkan menjadi wadah tumpuan aspirasi masyarakat yang berat untuk ia pikul.

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |