Siap-siap Bawa Payung, Jakarta Potensi Hujan Sore Ini

2 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan pada Kamis (7/5) sore. Simak prediksinya.

BMKG mengungkap wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diprakirakan berawan hingga berawan tebal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian pada Kamis siang, Jakarta masih diselimuti awan tebal kecuali Jakarta Selatan yang diprakirakan berawan.

Melansir Antara, awan tebal yang menggelayut di langit Jakarta pada Kamis siang itu menyebabkan hujan di sebagian Jakarta pada sore harinya seperti Jakarta Selatan,Timur, dan Utara, sedangkan Jakarta Barat, Pusat, dan Kabupaten Kepulauan Seribu diprakirakan berawan hingga cerah berawan.

Sementara pada Kamis malam dan tengah malam Jakarta kembali diselimuti awan. Hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam, sedangkan hujan intensitas sedang membawa 5-10 mm air per jam.

Pada hari yang sama untuk kecepatan angin di lima wilayah berkisar 3-6 kilometer per jam, dengan suhu udara berada pada kisaran terendah 24 dan tertinggi 31 derajat Celsius.

Kenapa Jakarta masih hujan?

Menurut BMKG sebetulnya musim kemarau sudah mulai menghampiri beberapa wilayah, seperti Jakarta Utara. Sementara, Jakarta daerah tengah diprediksi akan masuk musim kemarau pada dasarian II Mei dan Jakarta bagian selatan akan masuk musim kemarau pada dasarian III Mei.

Namun, saat ini hujan masih rutin mengguyur wilayah Jakarta. Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan bahwa hujan di Jakarta dipicu oleh sejumlah faktor.

"Hujan sesaat di jabodetabek karena variasi intraseasonal gelombang Ekuatorial Rossby dan MJO (Madden-Julian Oscillation)," kata Ardhasena saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (6/5).

Beberapa waktu terakhir, hujan turun mulai sore menjelang malam hari. Sementara, pada pagi hingga siang hari, cuaca cenderung panas terik.

BMKG menjelaskan pada pagi hingga siang hari, radiasi Matahari yang intens menyebabkan proses konveksi yang tinggi dan kemudian memicu pembentukan hujan lokal pada sore hingga malam hari.

Menurut BMKG hujan yang terjadi biasanya tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat dan durasi yang singkat, serta berpotensi disertai kilat dan angin kencang.

"Kombinasi radiasi Matahari yang tinggi dan kelembaban udara yang cukup dapat menyebabkan suhu yang relatif panas pada pagi hingga siang hari, diikuti dengan kondisi hujan yang signifikan pada sore hingga malam hari," jelas BMKG.

(dmi/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |