Pramono Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi Pasca-Lebaran

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tidak akan melaksanakan operasi yustisi ataupun pendataan terhadap para pendatang pasca-Lebaran 2026.

Pramono memastikan, DKI Jakarta terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin datang dan mencari pekerjaan. Karenanya, ia telah memerintahkan seluruh jajaran untuk tidak melakukan operasi yustisi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jakarta tetap akan terbuka bagi siapapun sehingga saya tidak akan memerintahkan untuk mengadakan apa, yustisi ataupun screening untuk itu. Jadi Jakarta tetap terbuka bagi siapa saja," ujarnya kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (7/3).

Meski begitu, ia mengingatkan, konflik global yang sekarang terjadi menuntut kewaspadaan bagi seluruh pihak, termasuk masyarakat yang ingin mencari pekerjaan.

"Ruang untuk bekerja di Jakarta juga terbuka, tetapi memang dalam kondisi dunia yang seperti ini, ketika terjadi perang di mana-mana, Ukraina-Rusia, sekarang di Timur Tengah ada apa, Israel dengan Amerika dan juga dengan Iran, menurut saya kita harus perlu kehati-hatian," tuturnya.

Di sisi lain, Pramono mengatakan Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan pelbagai kebutuhan barang pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Ia meyakini, stok pangan di Jakarta lebih dari cukup untuk memenuhi permintaan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri. Adapun stok yang dipastikan aman yakni beras, daging, hingga cabai.

"Alhamdulillah stok di Jakarta, saya tegaskan stok di Jakarta aman, lebih dari cukup. Mudah-mudahan tidak terjadi kenaikan yang signifikan. Saya meyakini ini karena stoknya memang berlebihan," pungkasnya.

(tfq/asr)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |