Pertamina Amankan Stok BBM untuk Periode Arus Mudik-Balik Lebaran 2026

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) bersama pemerintah memastikan mengamankan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) selama masa Ramadan dan Idulfitri 2026, dan masyarakat diharapkan tidak khawatir.

Hal itu dipastikan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Wamen ESDM) Yuliot saat meninjau ketersediaan energi bersama Pertamina di Rest Area 379 A Batang-Semarang, Rabu (18/3). Ia menyebut, stok BBM nasional saat ini berada di atas ketentuan minimum yang telah ditetapkan pemerintah.

"Cadangan minimal sesuai regulasi adalah 21 hari. Sementara saat ini, cadangan yang kita siapkan bersifat fluktuatif, berada di kisaran 27 hingga 28 hari," ujar Yuliot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, angka tersebut terus dijaga melalui distribusi yang berkelanjutan, baik dari kilang domestik maupun pasokan impor. Hingga saat ini, pemerintah tetap menjalankan kebijakan yang bertujuan menjaga stabilitas dan menjaga ketenangan di tengah masyarakat.

Kondisi ini sejalan dengan penegasan Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron bahwa Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional. Dalam konteks Ramadan, Pertamina juga terus meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat dalam upaya memberikan pengalaman Idulfitri 2026 yang lancar, aman, dan penuh kebahagiaan.

Hal tersebut diwujudkan antara lain lewat kehadiran Serambi MyPertamina di sejumlah rest area dan wilayah wisata. Setiap tahun, fasilitas layanan ini terus ditingkatkan sebagai tempat rehat yang nyaman dan menyenangkan.

Di Serambi MyPertamina, pemudik dapat memanfaatkan layanan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, saturasi oksigen, hingga cek kondisi kesehatan dasar. Selain itu, tersedia pula fasilitas kursi pijat untuk relaksasi, serta area bermain anak guna membantu anggota keluarga melepas lelah dengan nyaman.

"Semua ini kita siapkan agar masyarakat dapat beristirahat dengan nyaman, tetap sehat, dan perjalanan mudik menjadi lebih aman dan menyenangkan," kata Yuliot.

Di sisi lain, merespons konflik Timur Tengah saat ini, Pertamina mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dan membeli sesuai kebutuhan.

"Pertamina berkoordinasi dengan entitas terkait dan aparat penegak hukum untuk menjaga distribusi energi. Bagi oknum yang melakukan penimbunan, akan ditindak tegas karena merugikan hak orang lain," pungkas Baron.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |