Pentingnya Ganti Oli Mesin Motor Sebelum Dipakai Perjalanan Jauh

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Sebelum menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor ada hal mendasar yang perlu diperhatikan yaitu mengganti pelumas mesin. Sebab saat motor dipakai menempuh perjalanan panjang dengan beban berat dan durasi lama, kualitas oli sangat menentukan.

Untuk diingat fungsi oli yakni pelumasan komponen bergerak, meredam panas, membersihkan kotoran sisa pembakaran, hingga membantu menjaga performa mesin.

Pengendara juga perlu memahami bila pelumassudah terlalu lama dipakai, viskositasnya atau tingkat kekentalan menurun dan kemampuannya melindungi mesin ikut berkurang. Efeknya, gesekan antarkomponen meningkat, hibgga suhu mesin lebih cepat naik. Dalam kondisi ekstrem, mesin bisa mengalami overheat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di samping itu perjalanan jauh seperti ke kampung halaman identik dengan kondisi lalu lintas padat, stop and go, hingga paparan suhu tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Situasi ini membuat mesin bakal bekerja lebih keras dibanding pemakaian harian di dalam kota. Maka dari itu mengganti oli sebelum berangkat nanti menjadi langkah pencegahan untuk memastikan pelumasan mesin tetap optimal sepanjang perjalanan.

Di samping itu patokan penggantian oli juga bisa mengacu pada waktu pemakaian. Pada motor bebek dan skutik, umumnya penggantian dilakukan setiap 2.000-2.500 kilometer.

Kemudian pilihan oli roda dua yang dapat digunakan untuk mudik beragam, atau menyesuaikan kebutuhan Anda.

Misalnya pilihan pelumas anyar dari Ipone, yaituKatana Scoot 5W-40 sebagai pelumas 100 persen Synthetic premium dengan teknologi PAO & Ester. Ada juga Katana 15W-50 dirancang untuk motor 4-tak berkarakter sport dan adventure.

Selanjutnya ada R4000 15W-50 sebagai pelumas semi-sintetik luntuk penggunaan harian hingga touring jarak jauh. Sedangkan R2000, merupakan pelumas motor 2-tak.

Selain ganti oli juga perlu diperhatikan sebagai persiapan Anda menempuh perjalanan jauh menggunakan sepeda motor.

Cek filter udara Filter Udara

Dalam melakukan perjalanan jauh pasti banyak kotoran atau debu yang menempel pada sepeda motor, termasuk pada bagian filter udara. Kondisi saringan udara yang kotor akan membuat motor menjadi tidak bertenaga dan boros bahan bakar.

Lakukan pengecekan filter udara apabila kondisinya sangat kotor dan gantilah dengan yang baru setiap 12.000 km. Pengecekan sebaiknya dilakukan lebih sering jika sepeda motor dikendarai di daerah yang basah atau berdebu.

Cek busi

Lakukan pengecekan busi setiap 4000 Km dan ganti setiap 8000 Km. Jika busi masih dalam keadaan bagus, lakukan pembersihan busi itu sendiri. Akan tetapi, bila ada sedikit saja indikasi busi motor mengalami kendala sebaiknya Anda menggantinya dengan busi original baru.

Pastikan rem normal

Bila kampas rem sudah mulai terindikasi habis atau tipis maka segera ganti dengan yang baru. Namun, jika kondisi kampas rem masih bagus, tetap perlu dibersihkan agar area pengereman terhindar dari kotoran atau pasir yang dapat menghambat proses pengereman.

Cek ban

Pemeriksaan secara rutin kondisi tekanan angin ban serta kondisi ban menjadi kunci dalam berkendara yang aman dan nyaman. Ban yang sudah tipis karena habis terpakai dapat membahayakan pengendara. Secara petunjuk pemakaian, cek kondisi ban setiap 4000 KM.

Selain mengecek kondisi fisik, sesuaikan juga tekanan udara dari spesifikasi dari ban tersebut.

Cek sistem penggerak

Untuk tipe motor bertransmisi manual, cek kondisi gear dan rantai apakah kendor atau terlalu kencang. Rantai yang terlalu kendor atau kencang dapat merusak beberapa sistem gear serta membahayakan.

Lantas untuk tipe matic, dapat cek di bagian CVT dan V-Belt. Sementara, lakukan pengecekan setiap 8000 Km dan penggantian V-Belt setiap 24.000Km.

Cuci motor

Setelah semua selesai, jangan lupa untuk mencuci sepeda motor Anda sebelum digunakan untuk perjalanan jauh, demikian mengutip keterangan Astra Honda Motor.

(ryh/mik)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |