Pelatih Brighton Ejek Arsenal Banyak Drama, 'Lebay' Buang-buang Waktu

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pelatih Brighton Fabian Hurzeler mengejek kemenangan Arsenal terlalu banyak drama dan sangat berlebihan dalam mengulur-ulur waktu.

Arsenal meraih kemenangan penting 1-0 atas Brighton di Stadion Amex, Kamis (5/3) dini hari WIB. Gol tunggal Bukayo Saka memastikan The Gunners pulang dengan tiga angka.

Hurzeler meluapkan kekecewaannya dengan mengkritik cara bermain Arsenal di lapangan. Para pemain tim tamu disebut terlalu banyak mengulur-ulur waktu di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami bahkan bisa menciptakan lebih banyak peluang, tetapi secara keseluruhan, seperti yang Anda katakan, pada akhirnya kami kalah, jadi kami semua kecewa," kata Hurzeler dikutip Sky Sports.

"Saya menyukai usaha para pemain saya dan cara mereka bermain sepak bola. Saya rasa hanya ada satu tim yang mencoba bermain sepak bola hari ini, dan karena itu saya bangga dengan bagaimana mereka bermain," ujar Hurzeler menambahkan.

Pelatih asal Jerman berusia 33 tahun itu pun mengkritik aksi tak sportif David Raya sepanjang laga. Kiper asal Spanyol itu dituding pura-pura cedera dalam tiga kesempatan berbeda.

"Saya ingin bertanya, apakah Anda pernah melihat kiper terjatuh tiga kali di pertandingan Premier League? Tidak? Jadi saya rasa kita tidak perlu banyak membahas hal itu malam ini."

Hurzeler berharap operator kompetisi Premier League bisa menemukan regulasi untuk mengantisipasi upaya mengulur-ulur waktu yang dinilai tak sportif.

Pelatih berusia 33 tahun itu pun menyindir Mikel Arteta yang dianggap sebagai biang keladi drama Arsenal di sepanjang laga.

"Saya tidak akan pernah menjadi pelatih yang mencoba menang dengan cara seperti itu. Saya ingin meraih prestasi, dan ingin pemain saya terus berkembang dan bermain sepak bola di lapangan."

"Tentu saja setiap tim akan mengatur dan membuang waktu. Tapi, saya rasa harus ada batasan dan batasan itu harus ditetapkan Premier League. Batasan itu harus diterapkan oleh wasit karena saat ini mereka bisa melakukan apa yang mereka ingin sendiri," tutur Hurzeler.

[Gambas:Video CNN]

(jun/jun/sry)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |