Kematian karena Kanker Payudara Ditargetkan Turun 2,5% per Tahun

4 hours ago 1

Kematian karena Kanker Payudara Ditargetkan Turun 2,5% per Tahun

Kematian Akibat Kanker Payudara Ditargetkan Turun 2,5% per Tahun

JAKARTA - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mendiseminasikan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara 2025–2034. Langkah ini merupakan strategi pemerintah untuk mengejar target standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni menurunkan angka kematian (mortalitas) akibat kanker payudara sebesar 2,5% setiap tahunnya.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan terdapat disparitas angka kematian akibat kanker payudara antara negara maju dan berkembang karena perbedaan akses layanan.

“Mortalitas akibat kanker payudara telah menurun di negara berpenghasilan tinggi karena kesadaran untuk deteksi dini dan akses ke pengobatan sudah lebih baik. Sebaliknya, di negara berpenghasilan menengah ke bawah, kematian masih tinggi akibat tantangan dalam akses layanan kesehatan,” tutur Dante, dalam keterangannya seperti dikutip Senin (2/3/2026). 

WHO menetapkan target agar setiap negara dapat menurunkan mortalitas kanker payudara sebesar 2,5% per tahun, termasuk Indonesia. Untuk itu, Kementerian Kesehatan telah menyusun RAN Kanker Payudara Tahun 2025-2034 sebagai panduan bersama untuk bergerak lebih cepat dan terarah.

“Saya harap forum ini tidak berhenti pada diskusi, tetapi dilanjutkan dengan aksi kolaboratif nyata, baik dalam bentuk program, pilot project, maupun dukungan pendanaan. Tujuan utama kita adalah cure (menyembuhkan) dan palliate (meringankan beban),” ujar Dante.

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |