DPR Undang Korban Dugaan Pelecahan Seksual Juri Tahfiz Quran Syekh AM

5 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi III DPR dijadwalkan bakal menggelar audiensi untuk membahas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santri yang dilakukan seorang ustaz juri tahfiz Quran di salah satu stasiun televisi berinisial Syekh AM.

Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman mengatakan rapat audiensi rencananya akan digelar pada Kamis (2/4) pekan depan.

"Pada hari Kamis, tanggal 2 April mendatang, Komisi III DPR RI akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi sekitar tahun 2017-2025, yang dilakukan oleh seorang ustaz yang juga juri lomba tahfiz Alquran di televisi, berinisial Syekh AM," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Kamis (26/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam rapat nanti, Habib mengatakan pihaknya mengundang perwakilan korban, kuasa hukum, dan Direktur Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Bareskrim Mabes Polri.

Habib meluruskan tergugat pelaku bukan Ustaz Soleh Mahmud (Ustadz Solmed), atau Ustaz Syamsuddin Nur Makka (Ustadz Syam), seperti yang selama ini beredar.

"Jadi bukan dua beliau tersebut, melainkan seseorang yang biasanya dipanggil Syaikh," kata Habib.

Politikus Partai Gerindra itu berharap rapat nantinya dapat mempercepat proses hukum terhadap pelaku, dan mendatangkan keadilan kepada para korban.

Syaikh AM sebelumnya dilaporkan ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santri. Berdasarkan keterangan kuasa hukum para korban, Benny Jehadu, terlapor sering mengisi acara televisi sebagai juri hafiz Al-Qur'an.

Kasus tindak asusila ini memakan korban lebih dari satu orang. Kuasa hukum menyebutkan seluruh kliennya mengalami trauma psikologis yang sangat mendalam akibat kejadian tersebut.

"Paling untuk waktunya sih ini sekitar di tahun 2017, jadi memang ada beberapa korban yang berbeda waktunya. Ada yang 2017, 2018, sampai ada yang 2025. Tapi beda-beda waktunya," kata Benny.

(thr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |