CAS Tolak Banding FAM Soal Sanksi 7 Pemain Naturalisasi Malaysia

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) menolak banding Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terkait sanksi larangan bermain yang dijatuhkan kepada tujuh pemain naturalisasi Malaysia.

Keputusan itu diketahui melalui siaran media di laman resmi CAS, Kamis (5/3). Disebutkan bahwa tujuh pemain naturalisasi itu dilarang bermain selama 12 bulan yang mengacu pada sanksi FIFA.

Selain itu, FAM juga kena sanksi denda 350 ribu CHF atau setara Rp7,5 miliar karena kasus ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sanksi untuk Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal, dan Hector Hevel itu berlaku hari ini dengan pengurangan masa hukuman untuk periode 25 September 2025 hingga 26 Januari 2026.

"Setelah mempertimbangkan bukti-bukti, Panel CAS menemukan bahwa pelanggaran pemalsuan dokumen telah terbukti dan larangan 12 bulan merupakan sanksi yang wajar dan proporsional bagi pemain mengingat keterlibatan mereka dalam penipuan ini," bunyi pernyataan CAS.

Namun, dalam putusannya CAS menyatakan bahwa tujuh pemain naturalisasi Malaysia itu hanya tidak boleh bermain di laga resmi. Artinya, Facundo Garces dan kawan-kawan bisa melanjutkan latihan bersama klub masing-masing selama masa larangan bermain berlangsung.

"Sesuai dengan Pasal 22 FDC, Panel CAS memutuskan larangan tersebut hanya berlaku untuk pertandingan dan bukan untuk semua aktivitas yang berkaitan dengan sepak bola," tulis CAS.

"Para pemain dapat melanjutkan latihan bersama klub masing-masing selama masa larangan bermain. Banding yang diajukan oleh para pemain sebagian dikabulkan dan sanksi sebagian diubah."

[Gambas:Video CNN]

(jal/ptr)

Read Entire Article
Sinar Berita| Sulawesi | Zona Local | Kabar Kalimantan |