Jakarta, CNN Indonesia --
Amerika Serikat dan Israel kembali membombardir permukiman di Provinsi Alborz di dekat ibu kota Teheran, Iran, pada Selasa (7/4).
Pengeboman itu menyebabkan sejumlah titik di Provinsi Alborz hancur, menyebabkan 18 orang tewas termasuk dua anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kematian 18 warga kami telah dikonfirmasi, termasuk dua anak kecil," ujar wakil gubernur Provinsi Alborz, dikutip situs peradilan Mizan Online dan kantor berita Fars.
Selain itu, sebanyak 24 orang lainnya dilaporkan terluka dalam serangan yang terjadi pada dini hari itu.
Dilansir AFP, pemerintah Iran belum merilis pembaruan jumlah total korban perang dalam beberapa hari terakhir.
Adanya keterbatasan untuk meliput, sehingga AFP tidak dapat mengakses lokasi serangan untuk memverifikasi jumlah korban secara independen di Iran.
Sementara itu, Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di AS menyebut pada Senin (6/4), sedikitnya 3.597 orang telah tewas sejak konflik berlangsung.
Diantaranya termasuk sebanyak 1.665 warga sipil, dengan sedikitnya 248 anak-anak, serta 1.221 personel militer dan 711 korban yang statusnya belum diklasifikasikan.
(rnp/dna)
Add
as a preferred source on Google

5 hours ago
3

















































