CNN Indonesia
Kamis, 02 Apr 2026 12:00 WIB
Berikut penjelasan sebab Dude Herlino dan Alyssa Soebandono diperiksa Bareskrim Polri pada Kamis (2/4). (Instagram/@ichasoebandono)
Jakarta, CNN Indonesia --
Pasangan selebriti Dude Herlino dan Alyssa Soebandono diperiksa Bareskrim Polri hari ini, Kamis (2/4). Keduanya tampak tiba di Gedung Bareskrim Polri sekitar pukul 09.10 WIB.
Mereka dipanggil untuk menjalani pemeriksaan di kasus dugaan penipuan PT Dana Syariah Indonesia (DSI) senilai Rp2,4 Triliun. Dude mengaku pertama kali diminta hadir memberikan keterangan kepada penyidik terkait PT DSI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dude Harlino dan Alyssa Soebandono diminta keterangan sebagai saksi karena kapasitas mereka yang pernah melakukan promosi bisnis sebagai wajah dari perusahaan tersebut selama periode 2022 hingga 2025.
Dude mengonfirmasi dirinya memang sempat menjadi Brand Ambassador selama 3 tahun sejak 2022 hingga 2025. Akan tetapi, ia memastikan kerjasama itu saat ini sudah tidak berlanjut.
"Undangannya untuk ngasih keterangan terkait DSI ini dari Bareskrim," ujar Dude pada Kamis (2/4). "(Brand Ambassador) dari 2022-2025, tiga tahun lah kira-kira. Betul, sudah (selesai)," jelasnya.
Kasus yang menyeret nama Dude Harlino dan Alyssa Soebandono ini berkaitan dengan dugaan penipuan, penggelapan, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) oleh PT Dana Syariah Indonesia (DSI).
Perusahaan ini diduga menjalankan proyek fiktif dengan mencatut data peminjam (borrower) lama untuk menarik dana dari para pemodal (lender).
Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang tersangka, termasuk Direktur Utama dan pendiri perusahaan. Berdasarkan data penyidikan, terdapat lebih dari 15.000 korban dengan total kerugian mencapai Rp2,4 triliun.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak sebelumnya sudah mengungkapkan bakal meminta keterangan Dude Herlino dan Alyssa Soebandono sebagai saksi pada Kamis (2/4).
Ade Safri menjelaskan keduanya diperiksa lantaran pernah menjadi Brand Ambassador untuk promosi bisnis PT DSI. Karenanya, kata dia, hal itu akan didalami oleh penyidik karena total korban PT DSI mencapai 15 ribu orang.
(chri)
Add
as a preferred source on Google

6 hours ago
5

















































